10 Tahun Semen Gresik Cetak 6.850 Tukang Bersertifikat

oleh -
RESMI : Kepala Biro Penjualan Wilayah II Semen Gresik Moch Agus Arif Menyematkan Helm Proyek pada Perwakilan Tukang Bangunan Peserta Pelatihan

CILACAP – Kontribusi PT Semen Gresik dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) terus dibuktikan. Salah satunya adalah tukang bangunan. Selama 10 tahun, atau sejak 2006 silam, Semen Gresik sudah mencetak 6.850 tukang bangunan yang bersertifikat. Tidak main-main, sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK). Sebuah lembaga resmi yang berkompeten dan berwenang mengeluarkan sertifikat keahlian. Lembaga ini digandeng PT Semen Gresik untuk menguji apakah tukang bangunan yang sudah dilatih Semen Gresik ini benar-benar ahli dan layak menerima sertifikat atau belum.
Seperti pada 11-12 Desember lalu, PT Semen Gresik bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar pelatihan dan sertifikasi tukang bangunan di wilayah Cilacap. Acara dengan titel Edutrain Jago Bangunan itu digelar di Gedung Graha Pemuda Bercahaya pada 11-12 Desember. Sebanyak 200 tukang bangunan ambil bagian dalam kegiatan ini.
‘’Acara ini merupakan bentuk apresiasi Semen Gresik kepada para tukang bangunan sebagai salah satu pelanggan kami,’’ ujar Kepala Biro Penjualan Wilayah II Semen Gresik, Moch Agus Arif.
Menurut dia, kegiatan itu sangat penting karena dengan mendapatkan sertifikat melalui uji kompetensi, dapat meningkatkan daya saing para tukang bangunan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih. Dengan berbekal sertifikasi resmi yang dikeluarkan oleh Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK) yang digandeng PT Semen Gresik, kompetensi tukang bangunan akan lebih dihargai.
‘’Sehingga diharapkan memberikan kemudahan untuk memperoleh pekerjaan. Bahkan untuk bekerja di proyek skala besar sekalipun,’’ tambahnya.
Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kata dia, bisa mengancam mata pencaharian para tukang bangunan lokal bila mereka tidak ahli. Acara di Cilacap ini menutup rangkaian acara Edutrain Jago Bangunan yang dilakukan Semen Gresik selama tahun 2017. Sebelumnya, di tahun yang sama, Semen Gresik juga telah mengadakan acara sejenis di berbagai kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumbawa.
‘’Sampai saat ini mempunyai anggota komunitas tukang sebesar 19.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan sebanyak 6.850 di antaranya telah tersertifikasi,’’ ungkap dia.
Semen Gresik juga berperan pada pembangunan di Jawa Tengah. Salah satunya digunakan untuk pembangunan berbagai proyek monumental seperti jalan tol Semarang-Batang, jalan tol Semarang-Salatiga, PLTU Tanjung Jati Jepara dan lainnya.
Semen Gresik mampu mendominasi pasar Cilacap dengan penguasaan pasar sebesar 40 persen, mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 7,5 persen pada kuartal III 2017. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas para masyarakat Cilacap sehingga Semen Gresik dapat menjadi produk semen pilihan utama di Cilacap,’’ tuturnya.
Perusahaan ini juga menyiapkan sebuah portal terpadu berbasis digital bagi para tukang yang bernama jagobangunan.com. Melalui portal ini, para tukang dapat mengasah kemampuan dan memperkaya pengetahuan di bidang konstruksi secara mandiri. Berbagai artikel dan tips esensial seputar dunia konstruksi dan bangunan telah disiapkan pada portal tersebut. ‘’Bila tukang mengalami kesulitan di pekerjaannya, dapat berkonsultasi melalui fitur ‘Tanya Pak Jago’, yang merupakan call center bebas pulsa,’’ tandasnya.(rizqi)

Link Banner