106 Dai dan Daiyah Tuban Terima Pembekalan

oleh -
Para dai dan daiyah di Tuban yang mengikuti pembekalan

Wartawan: Salam

Tuban, Tabloidnusa.com-Sebanyak 160 Dai dan Daiyah Kabupaten Tuban menerima pembekalan dari Pemkab di salah satu hotel, pada Selasa (23/10/2018)

Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Tuban, Joko Sarwono menyampaikan, guna mempersiapkan pelaksaanan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tingkat Jawa Timur, diharapkan seluruh OPD termasuk Pemerintah Kecamatan se-Kabupaten Tuban untuk mempersiapkan diri. Tak hanya itu, para kafilah yang akan ikut berkompetisi juga siap-siap diri.

“Tantangan yang dihadapi semakin berat. Hal ini dikarenakan persoalan yang dihadapi masyarakat kian kompleks. Oleh karena kehadiran ulama dimasyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Joko sapaqn akrabnya.

Tidak hanya itu, aktivitas dakwah diera modern saat ini dihadapkan dengan pengaruh bermacam media sosial. Hal tersebut dapat menjadi pisau bermata ganda. Bahkan, Pengaruh budaya barat yang bertentangan dengan nilai-nilai agama juga perlu mendapat perhatian serius. Oleh sebab itu , dibutuhkan kompetensi dai dan daiyah yang profesional dan proporsional dalam berdakwah.

“Pemilihan metode dan pendekatan dakwah yang tepat mempengaruhi keberhasilan dakwah. Cara berdakwah yang menarik dan tetap berbobot akan lebih mudah diterima masyarakat dan dirindukan umat,” paparnya.

Aktivitas dakwah merupakan implementasi peran sentral ulama dimasyarakat. Namun, jumlah ulama tidak sebanding dengan jumlah umat masyarakat. Sedangkan, untuk mencetak ulama membutuhkan proses dan waktu yang lama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pondok pesantren di Kabupaten Tuban yang telah menjalankan tugas mencetak ulama dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Tuban, Eko Julianto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan peran dai dan daiyah dalam membangun wawasan kebangsaan dan kohesifitas sosial guna mengatasi persoalan bangsa. Selain itu, untuk memperkokoh rasa cinta tanah air.

“Kegiatan pendampingan akan dimulai 22-24 Oktober ini, melibatkan beberapa masyarakat sebagai narasumber. Diantaranya, berasal dari praktisi pendakwah, pemateri Kemenag Tuban, Ormas Keagamaan, dan aparat TNI,” pungkasnya.(Lam/Wn)

Link Banner