Aduh…Bibit Jagung Bantuan Kok Dijual

oleh -373 views
KOK DIJUAL : Bibit Jagung Bantuan ini Mestinya Gratis

GRABAGAN – Bibit jagung dengan label, barang milik pemerintah dan tidak untuk dipejualbelikan ternyata tidak gratis. Di toko pertanian di  Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan Kabupaten justru menjual barang tersebut. Para petani mau tidak mau harus membeli bibit jagung tersebut, karena tidak ada jenis bibit jagung yang lain. Harganya pun cukup mahal yaitu Rp 310 ribu untuk 5 kilo gram atau Rp 62 ribu  per kilogram.

“Ya mas, jagung berlabel pemerintah kok dijual ke petani. Setahu saya itukan untuk sumbangan ke petani miskin. Mau beli jenis lain tidak ada, terpaksa kami beli, ‘’ ujar salah satu petani.

Diduga bibit jagung tersebut adalah sumbangan dari pemerintah untuk kelompok tani desa yang seharusnya dibagikan secara gratis. Namun tidak disalurkan, dan kemudian dijual.

“Kami menduga itu bibit sumbangan dari pemerintah untuk kelompok tani desa, namun sengaja tak disalurkan dan kemudian dijual oleh oknum yang nakal,’’ tambahnya.

Camat Grabagan Djuanda,  saat dikonfirmasi tabloidnusa.com via telepon mengatakan, pihak kecamatan tidak tahu menahu masalah tersebut.

‘’Kami tidak tahu soal itu,’’ katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuban Murtadji saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa benih jagung yang berlabel pemerintah itu dibagikan melalui Dinas Pertanian dan Perhutani seluruh Indonesia secara gratis. Mengenai bibit jagung yang diperjualbelikan itu, dia mengaku tidak tahu dari mana.

‘’Hanya petani yang mengajukan proposal saja yang menerima benih itu. Bantuan  Dinas Pertanian dan Perhutani seluruh Indonesia. Tahun 2017 anggaran tanamnya hanya 7.000 hektar,’’ ungkapnya. (hendi)