Antrean Haji di Tuban 27 Tahun

oleh -10 views
LAMA : Harus Menunggu 27 Tahun untuk Bisa Berangkat Haji dari Tuban

Wartawan: Eke Febriyani

Tabloidnusa.com – Harus bersabar jika ingin berangkat haji dari Tuban. Sebab, saat ini antrean untuk berangkat haji sampai 27 tahun. Jadi, mendaftar sekarang 27 tahun kemudian baru bisa berangkat.

‘’Jumlah daftar waiting list sangat banyak. Sekarang masa tunggu haji sampai 27 tahun,’’ ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, Senin (30/9/2019).

Untuk beberapa tahun terakhir, jumlah jamaah haji asal Bumi wali sudah sekitar 800-2.000 orang yang berangkat setiap tahun. Jamaah haji tahun 2019 ini, hanya sekitar 800 an orang.

Jumlah jamaah haji tahun 2019 sebanyak 883, tahun 2018 sebanyak 1.010 jamaah dan tahun 2017 sebanyak 915 jamaah.

‘’Namun tahun 2020 besok Calon Jamaah Haji (CJH) kita sampai 1200 orang,’’ tambahnya.

Jumlah tersebut, lanjut dia,  belum termasuk cadangan, penggabungan dan lansia yang mempunyai prioritas berangkat.

‘’Kemungkinan tambah atau kurang masih ada,’’ jelasnya.

Ketua Umum Fayatat NU Cabang Tuban ini menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemkab Tuban selama ini untuk pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji.

‘’Alhamdulillah tidak ada pungutan sepeser pun kepada calon jamaah haji untuk pemberangkatan dan pemulangan dari Tuban hingga embarkasi Surabaya karena dibantu pemkab,’’ ungkapnya.

Pihaknya telah menggelar tasyakuran dan reuni haji di Pendopo Krido Manunggal, Minggu (29/09/2019). Kegiatan itu dibiayai dari infaq jamaah haji yang berangkat Tahun 2019.

Dari total 878 jamaah haji tahun 2019, infaq yang diterima bisa memenuhi 80 persen kebutuhan dana kegiatan. Kekurangannya dicukupi Bupati Tuban.

Pada saat itu, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Tuban menngucapkan selamat bergabung bersama IPHI bagi jamaah haji tahun 2019 .

Saat ini, IPHI Kabupaten Tuban ini sudah terbentuk hingga tingkat kecamatan bahkan desa. Karena sifat IPHI yang terbuka dan langsung, maka jamaah haji tahun 2019 otomatis menjadi anggota IPHI.

“Saat berkumpul sesama jamaah haji memakai pakaian yang menunjukkan identitas haji untuk menjaga kemabruran hajinya,” terang Noor Nahar kala itu.(yon)