APKLI Siap Sejahterakan PKL

oleh -275 views
RESMI : Pengurus APKLI Tuban resmi dilantik

TUBAN– Pedagang kaki lima (PKL) sekarang punya organisasi. Namanya Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI). Sebab, Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) sudah melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APKLI Kabupaten Tuban, di Pujasera, Jalan Sunan Kalijogo Minggu (29/10).

“Asosiasi PKL di Tuban siap bergandengtangan dengan semua pihak dan berkerjasama dengan pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan rakyat,” ucap Suko Cahyono, sebagai Ketua DPD APKLI Kabupaten Tuban.

Hal serupa disampaikan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat APKLI, Ali Mahsun. Dia mengatakan, APKLI ada untuk memperjuangkan hak pedagang kaki lima, yang memiliki hak sama sebagai masyarakat dan warga Negara Indonesia.

“Ini sebagai langkah awal dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan. Semua elemen kita rangkul  untuk mewujudkan kesejahteraan PKL bersama,’’ katanya.

Karena itu, dia meminta pengurus dan anggotanya bersikap jujur dalam bertindak dan tetap mengedepankan kesejahteraan rakyat. Dia tidak segan menindak tegas seluruh jajaran pengurus APKLI di Jawa Timur yang terbukti melakukan pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang berupa sanksi pemecatan.

“Sebagai pemimpin APKLI tidak hanya pintar dalam akademisi, punya waktu dan kesempatan dan bekerja keras. Namun, yang lebih penting yakni harus menggunakan ketulusan hati dan komitmen untuk kesejahterakan pedagang kaki lima,” tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi menyatakan mendukung demi terwujudnya Tuban lebih baik. Dalam hal ini,  pihaknya berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan tempat atau wadah yang dikhususkan bagi para PKL.

“Sudah ada tempat-tempat khusus bagi PKL di Tuban yang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Miyadi.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kata dia,  banyak permasalahan yang harus dihadapi, sehingga perlu adanya etos kerja tinggi dan semangat pantang menyerah serta harus bekerjasama dengan banyak pihak.

“Pedagang kaki lima ini harus dapat mandiri dalam upaya mensejahterakan dirinya sendiri maupun asosiasinya,” tegasnya.

Setelah pelantikan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan perumahan kaki lima Indonesia yang difokuskan di Kecamatan Senori. Rencananya sekitar 5 ribu unit rumah di setiap Kabupaten dan Kota di Indonesia. Di tahun ini akan dibangun sedikitnya sebanyak 500 unit perumahan kaki lima di atas lahan seluas 5 hektar.(andi).

Link Banner