Begini Akibat Gelombang Laut Tinggi

oleh -

TERBALIK : Salah Satu Perahu Nelayan Terbalik Usai Dihantram Ombak

* Satu Meninggal, 8 Perahu Hancur

TAMBAKBOYO – Cuaca buruk di laut yang mengakibatkan angin kencang dan gelombang besar membawa korban. Di Kecamatan Tambakboyo, satu nelayan meninggal dunia. Sedangkan, 8 perahu dilaporkan hancur akibat hantaman gelombang.

‘’Yang terkena dampak akibat gelombang laut ini 40 perahu, yang 8 perahu hancur,’’ ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban Joko Ludiyono Kamis (11/01/2018) pagi.

Menurut dia, kejadian mulai dinihari saat para nelayan mulai berangkat mencari ikan. Namun, gelombang laut yang tinggi membuat banyak perahu yang rusak, bahkan hancur. Beberapa perahu yang selamat, tidak melanjutkan perjalanan dan memilih menepi di pantai terdekat.

‘’Perahu nelayan yang tenggelam di antaranya warga Desa Sobontoro, Kenanti, Tambakboyo, Pabeyan dan Gading,’’ tambah Joko.

Mantan Camat Widang ini menyebutkan, akibat kejadian itu, banyak nelayan yang menjadi korban. Satu nelayan dilaporkan meninggal dunia, terluka parah sebanyak 3 orang dan harus dirujuk ke RSUD dr. R. Koesma Tuban. Sebagian dirawat di puskesmas Tambakboyo.

Para korban adalah Rasmidi (54)  warga Desa Kenanti dirawat di Puskesmas, Kiki (21)  warga Desa Gadon dirawat di Puskesmas, Jumadi (32) warga Desa Sobontoro serta satu korban meninggal Wahono warga Desa Pabeyan.

‘’Kami berharap para nelayan waspada dan berhati-hati,’’ pesannya.

Sementara Camat Tambakboyo Didik Purwanto juga membenarkan ada kejadian bencana laut di wilayahnya. Satu nelayan yang meninggal  warga Desa Pabean. Nelayan tersebut meninggal karena saat perahunya karam dia sempat terlilit jaring dan terkena mesin perahu yang masih menyala.

‘’Yang meninggal korban perahu karam atasnama Ahmad Wahono warga RT 2 RW 3 Desa Pabeyan, sesuai informasi dari perangkat desa setempat seperti itu,’’ ungkapnya.

Camat meminta para nelayan, khususnya warga Kecamatan Tambakboyo di sepanjang pantai utara agar selalu waspada dan berhati-hati.

‘’Dan selalu koordinasi dengan 3 pilar yakni Kades, Babinsa dan Babinkamtibmas, sehingga sekecil apapun bencana bisa ditanggulangi,’’ pesan dia.(rizqi)

Link Banner