Begini Cara Selesaikan Sengketa Tanah Ala Polres-BPN

oleh -202 views
KERJASAMA : Kapolres Tuban Menerima Sertifikat Tanah dari Kepala BPN

Buat Kesepakatan Bareng

TUBAN KOTA – Kasus sengketa tanah sering membutuhkan waktu yang lama dan berbelit penyelesaiannya. Karena itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Polres Tuban melakukan kesepakata bersama untuk menyelesaikan kasus sengketa tanah secara bersama-sama. Perjanjian itu ditandatangani Kapolres Tuban AKBP Sutrisno dan Kepala BPN Tuban Ganang Anindito di mapolres Jumat (610) sore.

Kerjasama tersebut sebenarnya antara Satgas Mafia Tanah dan BPN. Selain Kapolres, hadir sejumlah kepala bagian (kabag) dan kepala satuan (kasat) di jajaran Polres Tuban. Kepala BPN Ganang Anindito mengucapkan terimakasih atas fasilitas dan dukungan yang diberikan Kapolres Tuban, sehingga penandatanganan kerjasama itu bisa terlaksana. Diharapkan kerjasama yang sudah terjalin selama ini dapat lebih ditingkatkan. Ganang juga meminta dukungan dan bantuan agar program sertifikat tanah masal dalam program prona sukses.

Sementara Kapolres AKBP Sutrisno mengatakan, nota kesepahaman antara Satgas Mafia Tanah dan BPN sudah direncanakan sejak lama, dan sempat tertunda beberapakali. Kapolres mengucapkan terimakasih karena akhirnya penandatanganan itu terlaksana. Setelah dilaksanakan kerjasama itu, Polres Tuban dan BPN dapat lebih ditingkatkan. Terutama dalam penyelesaikan perkara yang menyangkut sengketa tanah yang saat ini sedang disidik oleh Satreskrim.

Ada beberapa kasus, di antaranya adalah tanah Gaji Kerek, tentang dugaan pemalsuan surat kuasa jual, kemudian laporan Suparjo, tentang dugaan pemalsuan kwitansi jual beli 6 objek tanah dan penggelapan SHM. Kemudian tanah Temaji tentang dugaan penyerobotan tanah dan pemalsuan warkah tanah. Tanah Sugihwaras tentang dugaan pemalsuan akta otentik yang merupakan limpahan dari Polda. Lalu tanah Purworejo, tentang dugaan penyerobotan tanah. Sengketa antara warga Purworejo PT TPU.

Kapolres memerintahkan Kasatreskrim  AKP Wahyudin Latif untuk membantu dan menunjuk anggota, ikut sosialisasi terkait Prona. Kasatreskrim mengatakan, setelah dilakukan kerjasama tersebut, akan diinvetarisir kasus-kasus yang terkait dengan sengketa tanah. Sehingga penyidikan terhadap kasus tersebut mendapatkan kepastian hukum. Juga Satreskrim akan meningkatkan sosialisasi Saber Pungli di beberapa perangkat desa yang akan menyelenggarakan program  prona.

Pada kesempatan itu, Kepala BON juga telah menyerahkan 12 sertifikat tanah milik Polres Tuban, yakni sertifikat dari mapolsek Plumpang, aspol Ngrayung, Plumpang. Juga mapolsek Merak Urak, aspol Gesikharjo Palang, mapolsek Bancar dan aspol Sendang Jatirogo.

Selain itu rumdin Waka Polres Tuban, rumdin Kapolsek Kenduruan, pos Pol Lantas Pereng Jenu, mapolsek Semanding dan mapolsek Montong.(rizqi)