Bupati Tolak Impor Beras

oleh -345 views

*Juga jamin ketersediaan pupuk

DITEMUI DEMO : Bupati Berada di Tengah Mahasiswa yang Demo ke Pemkab
DITEMUI DEMO : Bupati Berada di Tengah Mahasiswa yang Demo ke Pemkab

TUBAN – Akhirnya keluar juga pernyataan dukungan atas petani dari Bupati Tuban Fathul Huda. Menerima secara langsung aspirasi mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban yang melakukan aksi unjukrasa di kantor pemkab setempat  Jumat (2/2/18). Bupati mendukung sikap mahasiswa yang menolak impor beras yang akan dilakukan pemerintah pusat dalam waktu dekat.

BupatiFathul Huda mengungkapkan, di Kabupaten Tuban tiap tahun mengalami surplus padi hingga 53 persen. Padahal menurut Bupati, luas lahan pertanian yang ada tergolong sempit, hanya 60 ribu hektare dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa.

“Kami sependapat menolak impor beras, apalagi sebentar akan ada panen raya,’’ ujar bupati.

Bupati juga mengatakan, saat ini 21 persen dari PDRB Tuban adalah dari sektor pertanian. Meski demikian, nilai tukar petani terus turun dikarenakan adanya biaya produksi yang  tinggi dan harga jual hasil tani yang murah terutama saat musim panen.

Menyoal masalah pupuk bersubsidi, pria asal Montong oti, mengatakan bahwa pemkab bersama TNI/Polri kompak dalam menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi. Buktinya, tahun 2017 lalu bisa dikatakan tidak terjadi kelangkaan pupuk.

‘’Kalau ada satu dua kasus wajar, tapi pemkab akan selalu berupaya menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani,’’ janjinya.

Bupati menambahkan, selain menggunakan pupuk bersubsidi, pemkab sedang mengupayakan menggunakan alternatif pupuk murah. Yaitu pupuk cair seperti yang sedang di trialkan di Desa Ngadirejo Kecamatan Widang. Dengan menggunakan pupuk cair tersebut dapat menekan biaya hingga 50 persen. Diharapkan petani yang lain dapat belajar bersama di sana.

‘’Bisa dilihat biaya produksi dan peningkatan produksi pertanian di sana. Jika sudah cocok akan kita tularkan ke wilayah lainnya, sehingga petani kita tidak lagi ketergantungan dengan pupuk bersubsidi,’’ katanya.(rizqi)