Datang ke Rumah Warga, Setiajit Didoakan Jadi Bupati

oleh -4 views
BERBAGI : Setiajit Membagikan Sembako Langsung ke Rumah-Rumah Warga Sasaran

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Setiajit rajin mendatangi rumah-rumah warga dengan memanfaatkan waktunya di luar dinas. Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) pemerintah Provinsi Jawa Timur ini rajin berkunjung di desa-desa terpencil.

Yang terbaru dilakukan di Kecamatan Jenu dan Montong. Di dua kecamatan itu, pejabat yang lahir di Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak ini menyambangi masyarakat miskin, kurang mampu, anak yatim dan kaum dhuafa. Setiajit membagikan sembako dan kerudung. Juga masker untuk mencegah penyebaran Covid-19.

‘’Saya juga Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Timur. Jadi, setiap ketemu masyarakat kita sampaikan ajakan untuk menaati protokol kesehatan,’’ ujar Setiajit.

Di Kecamatan Jenu, desa yang didatangi Setiajit di antaranya Desa Kaliuntu, Mentoso, Tasikharjo, Temaji dan Karangasem. Sedangkan di Kecamatan Montong yang disambangi adalah kaum dhuafa dan anak yatim di Desa Nguluhan, Sumurgung, Pakel, Tanggulangin dan Maindu.

‘’Kita sengaja menyasar warga di desa-desa pelosok itu untuk memberi bantuan. Dan, memang kebanyakan warga di sana belum banyak disentuh bantuan. Kita juga ingin menyapa langsung warga di sana,’’ tambah Setiajit.

Saat berkunjung ke rumah-rumah warga, mantan penjabat (Pj) Bupati Jombang itu disambut hangat. Bahkan, banyak yang terharu karena pejabat seperti Setiajit mau ‘dolan’ ke rumahnya. Bahkan, duduk-duduk dan ngobrol dengan pemilik rumah.

Seperti Kamsri misalnya, salah satu warga Desa Pakel yang didatangi. Perempuan paruh baya itu sampai berkaca-kaca. Dia juga memeluk Setiajit saking harunya. Dengan terbata-bata dia menceritakan kisah hidupnya. Perempuan ini tak menyangka kalau pejabat seperti Setiajit mau mampir ke rumahnya.

‘’Terimakasih, semoga tercapai apa yang dicita-citakan. Hajatnya dikabulkan oleh Allah. Saya mendoakan,’’ ucapnya, sambil menahan air matanya yang tergenang di pelupuk mata.

Rata-rata begitulah sambutan dan doa-doa yang disampaikan warga. Warga yang lain, yang diberi kerudung juga mendoakan hal yang sama. Tak jarang mereka beramai-ramai minta foto bareng dengan Setiajit.

Menanggapi antusias warga itu, Setiajit mengaku gembira karena kehadirannya bisa diterima. Bantuan yang dia berikan memang khusus untuk warga miskin, kaum dhuafa dan anak yatim. Dia sadar kalau bantuan yang diberikan tersenut pasti tidak bisa memuaskan semua pihak.

‘’Tentu belum bisa mencukupi semuanya, tapi setidaknya bantuan ini bisa meringankan sedikit beban warga yang layak menerima,’’ tandasnya.(yon)