Di Bogorejo, Dana CSR PT SI Digunakan untuk Pemberdayaan

oleh -
Penyerahan dana CSR PT SI kepada FMK Desa Bogorejo

Wartawan: Edy Suprayogi

Tuban,Tabloidnusa.com-Program Pemberdayaan Masyarakat Semen Gresik (P2M-SG) telah sampai pada fase realisasi dana. Dana sebesar Rp 250 juta diserahkan kepada FMK dan OMS untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Dalam kesempatan itu Perwakilan PT. SI menyerahkan langsung secara simbolis kepada FMK sekaligus launching program di Balai Desa Bogorejo, pada Senin, (26/11/2018) malam. Tak hanya itu, pada penyerahan CSR tersebut telah disaksikan Tim Konsultan P2M-SG, PemDes, Pemerintah Kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua Organisasi Masyarakat Setempat (OMS), dan Tokoh-tokoh Masyarakat. Sedangkan, untuk dana sebelumnya telah ditransfer dari pihak bank ke rekening FMK Bina Sejahtera Bogorejo.

“Adanya P2M-SG sinergi dengan PT SI kami rasa sangat tepat. Karena masyarakat mempunyai hak untuk membuat program sendiri yang telah ditetapkan dikomunitasnya masing-masing. Terima kasih atas semuanya ke PT SI dan P2M-SG,” ungkap Darko Koordinator FMK Bina Sejahtera Desa Bogorejo.

Ia menambahkan, dalam penggunaannya yaitu Alokasi dana pemberdayaan FMK senilai Rp 25 juta akan dipertanggungjawabkan secara professional dan transparan. Bahkan, kedepan akan mengagendakan fokus grup diskusi untuk menjaring aspirasi masyarakat.

“Untuk kedepannya kami akan selalu koordinasi dan monitoring kegaiatan kepada OMS,” timpalnya.

Sedangkan perwakilan dari Pemerintah Desa, Deasy Ika, berharap dengan adanya P2M-SG ini akan mendukung masyarakat menjadi lebih baik lagi terkait isu pemberdayaan. Sehingga, Pemdes bersama instansi terkait bisa melaksanakan program ini dengan sebaik mungkin dan dimanfaatkan oleh warga Bogorejo.

“Terima kasih atas semua pihak yang telah mendukung program ini, Khusunya pihak Semen Indonesia Grup yang telah merealisasikan dana CSR untuk warga kami. Setidaknya terdapat 4 (empat) kegiatan yang terdanai dalam program ini, yang didalamnya mengandung unsur pemberdayaannya”, bebernya.

Sementara itu, Perwakilan PT. SI, Hari Siswoyo dalam sambutannya mengungkapkan, realisasi program ini melalui tahap panjang dan harus bersih. Semua akan dipertanggungjawabkan secara professional kerena PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. perusahaan BUMN yang ada audit.

“Kami tetap monitoring kegiatan ini dan bisa dilaporkan secara tranparan dan akuntabel. Mohon doa restu dari masyarakat agar PT. SI semakin kokoh tak tertandingi,” terangnya.

Diketahui, program Pemberdayaan FMK berjumlah Rp 25 juta, Takmir masjid Al Hidayah dengan kegiatan Pembangunan masjid lama senilai Rp 35 juta, PKK dengan programnya Pengadaan alat musik rebana dan pelatih senilai Rp 13 Juta, Al Kamil dengan kegiatannya Pembangunan ruang kelas TPQ sejumlah Rp 35 juta, Polindes dengan programnya Renovasi Dinding sejumlah Rp 15 juta, Takmir masjid Al Ihsan dengan programnya Renovasi Atap Masjid Al Ihsan dengan alokasi Rp 35 juta, Karang Taruna dengan kegiatannya Pembangunan lapangan olahraga sejumlah Rp 72 juta, dan TK PKK Permata Hati dengan programnya Pembangunan Fasilitas Penunjang Pendidikan PAUD sejumlah Rp 20 juta. Sehingga seluruhnya berjumlah Rp 250 juta.

Sementara itu, Tim Ahli P2M-SG, Muhailili, menyampaikan Program pemberdayaan tahun ini dikonsep lebih terbuka dan siapapun bisa mengetahuinya.

“Kami konsep demikian rupa supaya seluruh kelompok masyarakat mengetahui transparansi anggarannya,” jelasnya.

Dalam proses pelaksanaannya akan di monitoring oleh tim serta melakukan pengawasan yang akuntabel. Hal itu dilakukan demi transparansi penggunaan dan LPJ lebih baik yang menjadi tanggung jawab Bappeda, media, SI, FMK, Kades, Camat, dan KPR.(Edy/Wn)

Link Banner