Ekspor 380 Ribu Ton Jagung, Mentan Sebut Petani Berjasa Kepada Negara

oleh -37 views
Smbutan Menteri Pertanian RI dihadapan ribuan petani

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Dalam Kunjugan ke-4 kalinya di Kabupaten Tuban, Mentri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman menyebutkan, petani telah berjasa untuk negara. Hal itu terlihat pada 2018 Indonesia berhasil ekspor jagung sebesar 380 ribu ton.

“Ini menjadi bukti bahwa petani telah berjasa kepada negara,” terangnya saat berada di depan 10.000 petani dalam acara Panen Raya Jagung di Pematangan Ladang Desa Talun, Kecamatan Montong, pada Jum’at (15/2/2019).

Ia mengatakan, kunjungan ke beberapa daerah termasuk di Kabupaten Tuban ini, bukti kepedulian dan perhatian pemerintah kepada petani di seluruh Indonesia. Sebab, Presiden, Joko Widodo telah menginstruksikan agar Kementan turun langsung menemui petani dan mendengarkan aspirasinya.

“Ini instruksi dari Pak Presiden, agar kami mendengar aspirasi dari petani,” jelasnya.

Mentan menerangkan, salah satu permasalahan yang dihadapi petani adalah harga jagung turun drastis saat panen raya. Menyikapi hal tersebut, pemerintah pusat menetapkan Perpres yang mengatur harga beli jagung ditingkat petani secara nasional sebesar Rp 3.150 perkilogram sejak 2016.

“Kebijakan ini juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menyejahterakan petani,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Tuban H Fathul Huda menyatakan, target tanam padi di kabupaten Tuban pada 2018 lalu sebesar 105.721 Ha, dan terealisasi 107.636 Ha (101,81 persen). Sedangkan, pada 2019 target tanam sebesar 104.839 Ha, realiasai Oktober 2018 sampai Pebruari minggu ke-2 sebesar 60.328 Ha (57,54 persen). Sementara itu, potensi tanaman jagung pada 2018, target tanam sejumlah 109.704 Ha dan realisasi 113.290 Ha (103,27 persen).

“Target tanam ditahun 2019 ini sebesar 113.458 Ha dan realisasi Oktober 2018 Pebruari 2019 minggu kedua mencapai 63.351 Ha,” pungkas bupati kelahiran Kecamatan Montong ini.

Diketahui, khusus Pebruari 2019, potensi panen jagung sebesar 50.673 Ha dengan potensi produksi sebesar 380.047 ton. Sedangkan, pada lokasi panen luas hamparan yang siap panen sebesar 24.582 Ha dengan produktivitas rata-rata sebesar 10-11 ton/Ha glondong kering panen. Disisi lain, Menteri Pertanian juga menyerahkan bantuan 20 unit dryer kapasitas 10 ton/ 8 jam, 5 unit combine besar, benih jagung hibrida untuk luas 30.000 ha, 5 unit traktor roda-4, 19 unit traktor roda-2, 5 unit cultivator dan 31 unit pompa air.(Lam/Wan)