Gali Potensi Desa Melalui FGD

oleh -
FGD di Desa Tegalrejo

Wartawan: Edy Suprayogi

Tuban,Tabloidnusa.com-Program Focus Grup Discussion (FGD) berlanjut diselenggarakan oleh FMK (Forum Masyarakat Kokoh), Program Pemberdayaan Masyarakat Semen Gresik (P2M SG) PT Semen Indonesia, kali ini bersama para warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban di balai desa setempat, pada Senin (24/12/2018).

Dalam FGD itu nampak hadir Pengurus dan Fasilitator FMK, PM2SG, Pemerintah Desa, BPD, LPM, Karang Taruna, PKK, kopwan, MBR, RT, RW, takmir masjid, dan 40 undangan dari berbagai unsur masyarakat sekitar. Forum komunikasi dan diskusi terbuka itu berpeluang menggali aspirasi potensi dari desa. Harapannya, agar mampu mengangkat nilai ekonomi dan kapasitas intelektual warga.

Fasilitator P2M-SG Desa Tegalrejo, Endah Pusparini mengajak untuk berupaya memaksimalkan FGD ini dengan sebaik-baiknya. “Mari munculkan ide, gagasan, saran, masukan, bahkan kritikan yang bermanfaat bisa membangun msyarakat Desa Tegalrejo untuk lebih baik,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Koordinator FMK Ridho Ilahi Desa Tegalrejo, Suratdy HS mengatakan, FGD ini merupakan ajang rembug masyarakat desa untuk menampung usulan, ide, gagasan, masukan, dan saran terkait program FMK di tahun 2019. Diharapkan, kendepan akan menjadi lebih tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap menerima segala usulan dari berbagai unsur masyarakat dalam menjalankan program bersama-sama, karena FMK juga bagian dari masyarakat. Jadi kami libatkan semua. Ajak lapisan masyarakat untuk gotong royong dan sama-sama menyukseskan pemberdayaan di desa tercinta ini,” tandasnya.

Selanjutnya, FMK berusaha membuka diri atas segala gagasan umum yang membangun untuk kebaikan bersama. Bahkan, menentukan program umum yang masih perlu adanya shering dan diskusi. Kedepannya agar setiap program tertata sesuai alur kebutuhan riil masyarakat. Sehingga, adanya pendamping dan fasilitator untuk membantu warga dalam menentukan program terencana dengan baik

FMK yang dibentuk oleh PT SI sebagai wadah aspirasi masyarakat tingkat akar rumput desa dan mengontrol program CSR PT SI bersama P2MSG. Keduanya, saling berkolaborasi agar transparansi dan tanggung jawab.

Sementara itu, perwakilan dari unsur perempuan, Nita Purwaningsih, mengusulkan program tahun depan agar bisa menyasar kaum perempuan. Yakni, dengan peningkatan skill dibidang jahit yang sudah menjadi icon Desa Tegalrejo dengan usaha konveksi mulai merambah dengan pesat

“Saya berharap kaum perempuan bisa mendapatkan pelatihan menjahit serta dibantu alatnya, guna menumbuhkan skill yang ada. Sehingga, bisa lebih bermanfaat untuk warga melalui potensi yang ada di kami,” harap tokoh perempuan asal Dusun Becok itu.(Edy/Wn)