Gelombang Tinggi, Nelayan Diminta Menepi  

oleh -

 

HATI-HATI : Sebuah Perahu Nelayan Melintas di Laut Palang. Nelayan Diminta Waspada Jika Melaut

TUBAN – Beberapa hari ke depan, kondisi gelombang laut diperkirakan tinggi. Karena itu, para nelayan diperingatkan untuk lebih berhati-hati. Bahkan, jika kapal atau perahu yang dipergunakan untuk mencari ikan kapasitasnya kurang memadai, sementara diminta untuk menepi.

‘’Kecenderungan tinggi gelombang laut Jawa bagian timur beberapa hari ke depan. Kondisi gelombang diperkirakan masih berfluktuasi dan terpantau masih tinggi lebih dari 2,5 meter,’’ ujar M. Amenan Kepala Dinas Perikanan Dan Peternakan Senin (27/11).

Laut yang berpotensi gelombang tinggi salah satunya adalah di Laut Jawa sebelah barat dan utara Bawean. Hal ini sebagai akibat adanya tiga  tekanan rendah yang saling berkaitan. Terutama di Samudra Hindia sebelah Barat Bengkulu, Selatan Jawa dan Laut Banda yang memicu peningkatan kecepatan angin hingga lebih dari 30 knots terutama di sebelah barat Bawean.

‘’Kami mohon untuk lebih waspada dan berhati-hati,’’ tambahnya.

Amenan mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan informasi tersebut pada seluruh UPTD dan ke kelompok-kelompok  nelayan.

‘’Juga kami umumkan di tempat pelelangan ikan yang ada,’’ katanya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Joko Ludiyono meminta nelayan terus waspada. Bagi  nelayan yang memiliki kapal lebih berbahaya untuk  dipakai mengarungi laut dengan gelombang seperti di atas. ‘

’’Lebih berhati-hati, jangan lupa memakai pelampung,’’ pesan dia.

Kondisi seperti itu, lanjutnya, memicu cuaca lebih dingin dibanding biasanya, dan ombak akan terasa lebih tinggi di di tengah laut. Hal ini karena terapat pengaruh badai cyclon tropis yang menyebabkan gelombang tinggi.

‘’Informasi terakhir badai cyclon tropis menjauh ke arah selatan pulau Jawa. Tetap waspada berhati-hati jika melaut,’’ pintanya.(rizqi)

Link Banner