Gelombang Tinggi, Penghasilan Nelayan di Tuban Turun

oleh -

Wartawan : Afif

Tuban,Tabloidnusa.com-Tingginya gelombang air laut saat ini di utara pulau jawa membuat nelayan di Kabupaten Tuban merasa was-was. Bahkan, mereka mengaku Penghasilannya menurun setelah terjadi gelombang tinggi tersebut.

Warsiman (35) salah satu nelayan asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban saat ditemui Tabloidnusa.com, pada Rabu (25/7/2018) mengungkapkan, gelombang tinggi di tengah laut sudah berlangsung selama satu minggu terakhir. Akibatnya, membuat nelayan risau dan bingung, pasalnya hal tersebut berpengaruh pada penghasilannya.

“Ombak yang ada di tepi pantai tidak tinggi, sama seperti hari-hari biasanya. Tapi, saat sudah berada di tengah Laut, tinggi ombak bisa mencapai 2,5 meter,” ujar Warsiman saat berada di pantai.

Ia menambahkan, jika gelombang tidak tinggi penghasilan ikan bisa mencapai 3 hingga 4 kuintal. Sementara saat ombak tinggi hanya memperoleh ikan sebanyak 1 hingga 1,5 kuintal.

“Biar ombak ditengah laut tinggi, kami tetap melaut. Karena itu mata pencarian kami satu-satunya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiono, menghimbau agar para nelayan mewaspadai ombak besar di tengah laut Jawa dan cuaca yang tidak menentu.

“Diperkirakan ombak tinggi akan melanda laut jawa hingga akhir bulan Juli ini,” pungkasnya.(Aff/Wn)