Gila, Ini Jumlah Pengantin yang Nikah Malam 29 Ramadan

oleh -183 views
SIAPKAN PENGHULU : Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Tuban Drs. Moh. Qosim Menyiapkan Banyak Penghulu

Wartawan: Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Malam 29 Ramadan masih dipercaya sebagai hari yang baik untuk melaksanakan akah nikah. Karena itu, pada malam tersebut banyak sekali calon pengantin yang mengajukan nikah.

Di kantor Kemenag Tuban, tercatat sebanyak 439 pasang calon pengantin memilih hari pernikahan pada malam Ramadan ke-29. Waktu tersebut juga kerap disebut malam sanga atau sembilan.

Ratusan pasangan calon pengantin itu tersebar di 20 kantor urusan agama (KUA) di Tuban. Prosesi pernikahan mereka mulai berlangsung pada Sabtu siang, 1 Juni hingga Senin, 3 Juni 2019, hingga larut malam.

Untuk menikahkan 439 pasang calon pengantin itu, kantor Kementerian Agama menyiapkan 34 penghulu.

Pernikahan paling banyak terjadi di Kecamatan Soko dengan jumlah pernikahan 60 pasan. Sedang pernikahan paling sedikit terjadi di Kecamatan Kenduruan dan Kerek dengan masing-masing 4 pasang.

‘’Para pengantin menikah di rumahnya. Jadi penghulu datang ke rumah pengantin,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Tuban  Drs. Moh. Qosim.

Pria asal Gresik ini mengatakan, kebetulan para calon pengantin ini menikah di luar kantor KUA dan dilaksanakan pada hari libur kerja. Konsekuensinya, para calon pengantin ini dikenai biaya nikah Rp 600 ribu.

Berbeda jika calon pengantin melangsungkan pernikahan di kantor KUA, yang tak dipungut biaya alias gratis. Dasarnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2014 tentang Transportasi dan Jasa Profesi Penghulu.

“Jadi, aturannya sudah baku seperti itu,’’ tambahnya.

Bagi sebagian masyarakat di Jawa, malam sanga atau sembilan jadi pilihan pernikahan karena beberapa alasan. Ada yang menyebutnya hari baik karena dilangsungkan sehari menjelang Idul Fitri.

Selain itu, banyak sanak saudara yang berkumpul di rumah karena libur kerja, cuti, dan lainnya sehingga memungkinkan pengantin didatangi tamu dan keluarganya.(yon/lai)