Goa di Jadi Semanding Berpotensi Dikembangkan

oleh -

Wartawan: Wandi

Tuban,Tabloidnusa.com-Penemuan Goa di lokasi tambang batu kumbung di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban tak hanya mengundang perhatian khusus bagi masyarakat, tetapi juga pemerhati goa dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban.

Pemerhati Goa dari Asosiasi Wisata Goa Indonesia (Astaga) yang bekerja sama dengan Mahipal Unirow Tuban melalui Nafikurrohman kepada Tabloidnusa.com, Senin (6/8/2018) mengungkapkan, banyak potensi yang bisa dikembangkan di dalam goa itu, termasuk pengembangan atau pengelolaan yang lebih setrategis. Goa tersebut berada pada titik ketinggian 97 mdpl dengan koordinat 06°56’18.3″ S 111°59’52,7″ E. Pada pintu goa ditemukan tepat di lokasi bekas pertambangan masyarakat. Goa yang berada di Desa Jadi, Kecamatan Semanding itu termasuk goa dengan air resapan yang sangat bagus.

“Hal ini dibuktikan dengan adanya banyak genangan dan terbentuknya banyak ornamen. Air resapan dari permukaan ini yang menjadi salah satu penyebab bermunculanya ornament,” kata Nafik sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, goa ini mempunyai kedalaman vertical 6 meter dengan panjang lorong 214 meter masing-masing lorong mempunyai variasi keindahan ornamen yang berbeda. Bahkan, ornament yang langkah juga temukan di daerah karst Tuban maupun karts daerah utara Jawa.

“Tak hanya itu, dalam goa ini berujung pada kolaman yang belum diketahui kedalaman dan panjangnya. Belajar dari Goa Jati Jajar, Kebumen di balik kolaman dengan lorong yang sangat panjang. Tidak menutup kemungkinan di balik kolaman ini juga di temukan lorong,” bebernya.

Astaga dan Mahipal Unirow sebagai kelompok pemerhati goa dan lingkunganya mengambil langkah awal pemetaan goa dan pendataan potensi. Hal ini bertujuan sebagai langkah awal memproteksi goa dan lingkunganya. Banyak potensi yang bisa dikembangkan di goa ini. Termasuk, pengembangan dan pengelolaan yang lebih strategis, namun hal itu tidak bisa dilakukan dari sala satu kelompok saja dan butuh sinergi dari berbagai lini, baik pemerintah masyarakat, pemerhati goa dan elemen lainnya.

“Astaga dan Mahipal sebagai pemerhati goa akan mengembalikan kembali kepada pihak desa maupun pemerintahan daerah atas kebijakan yang akan diambil untuk goa ini,” pungkas Nafik.

Diketahui sebelumnya, sebuah goa dilahan tambang ditemukan oleh warga. Sontak penemuan goa tersebut membuat warga sekitar penasaran dan ingin melihat goa bari itu.(Wn)

Link Banner