Gunakan TKD, Pt SG Diminta Sewa

oleh -
Hearing di ruang rapat paripurna DPRD Tuban

Wartawan: Wandi

Tuban,Tabloidnusa.com-Masyarakat Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Peduli Bumi (Paku Bumi) meminta Tanah Kas Desa (TKD) yang digunakan oleh Pt Semen Gresik untuk fasilitas jalan dan belt conveyor agar disewakan dan bukan ditukar guling.

Saat hearing dengan komisi A DPRD Tuban, Pemdes Temandang, Forkompimcam Kerek dan Jajaran Pt Semen Gresik di ruang paripurna, pada Rabu (16/5/2018), Perwakilan Paku Bumi, Antok menegaskan, atas masyarakat Temandang TKD tersebut harus disewakan dan bukan tukar guling. Alasannya, untuk menyejahterakan masyarakat agar meningkatkan perkonomian desa.

“Harus sewa mas, ini demi menyejahterakan masyarakat. Regulasinya bisa 3 tahun, 2 tahun ataupun 1 tahun, kalau itu soal teknis,” ungkapnya.

Menurut Antok, pertemuan dengan pihak terkait yang difasilitasi Komisi A mulai sudah ada titik terang. Harapannya, setelah hearing ada Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Sehingga, hasil Musdes tersebut dapat mengasilkan keputusan yang intinya lahan itu harus disewakan.

“Sejak awal kita bersikukuh agar TKD itu disewakan. Namun, karena diberita acara pada poin D ada klausul tukar menukar, makanya kami menolak. Berita acara itupun muncul setelah ada pertemuan antara Pemdes dengan Pt SG yang difasilitasi Pemda,” ujar Antok.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Temandang, Tinik mengungkapkan, setelah hearing Pemdes akan melakukan Musyawarah Desa (Musdes) secepatnya. Bahkan, sesuai agenda seharusnya hari ini dilaksanakan Musdes membahas kejelasan TKD yang digunakan oleh Pt SG. Karena ada undangan hearing ini akhirnya acaranya ditunda.

“Keputusan akhir di Musdes itu. Kalau warga menghendaki sewa ya sewa. Tapi ini sebenarnya miskomunikasi. Dalam forum tadi kita sudah sepakat untuk membahas hal ini ketika Musdes. Bahkan, nanti akan melibatkan masyarakat. Biasanya yang kami undang 100 orang, mulai tokoh Agama, tokoh adat, Rt, Rw dan berbagai perwakilan warga,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Tuban, Agung Supriyanto menjelaskan, pada pertemuan itu Komisi A hanya memfasilitasi atau menyamakan persepsi antara warga, pemdes dan pihak Pt SG. Hasilnya, semua yang hadir memiliki sudut pandang yang sama. Memang menurut masyarakat bahwa tukar guling bukan menjadi pilihan dan mengharapkan sewa. Akan tetapi, tetap perlu adanya Musdes guna menentukan sikap terkait penggunaan TKD yang sudah bertahun-tahun.

“Pemdes segera melakukan musdes, jika mengamanatkan disewakan untuk Semen Gresik, maka buat regulasi nilai kepantasan berapa dengan luas 18 hektar tersebut. Kita tidak bisa mengintervensi, jika demi kemakmuran masyarakat ya harus sewa, seperti pelabuhan Pt Holcim itu, kan itu menyewa pada pemda,” pungkas Ketua PAN Kabupaten Tuban itu.

Terpisah, Humas Pt Semen Gresik di Tuban, Sani Yuwono ketika dikonfirmasi mengenai tuntutan warga Desa Temandang, belum memberikan keterangan yang detail. Sebab, masih berkoordinasi dengan Biro Humas Gresik.

“Sebentar ya mas, masih saya kordinasikan dengan Biro Humas Gresik, karena yang mempunyai kewenangan setingkat Biro,” ujar Sani sapaan akrabnya.(Wn)

Link Banner