Harlah ke-39, MA Manbail Futuh Bedah Buku Islam Nusantara

oleh -
Bedah buku islam nusantara di MA Mambail Futuh Jenu

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Pada Harlah ke-39 Tahun, MA Manbail Futuh Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban menggelar bedah buku Islam Nusantara di halaman madrasah setempat, pada Kamis (10/1/2019). Dalam bedah buku tersebut mengangkat tema “Meningkatkan pendidikan yang berakhlakkul karimah dan pendidikan yang berwawasan keislaman yang moderat dan tasamuh”.

Diketahui, acara bedah buku islam nusantara yang disusunan Lembaga Batsul Masail Nahdhatul Ulama (LBM NU) Jawa Timur tersebut diikuti kurang lebih 350 peserta dari akademisi serta pengurus NU, MWC NU beserta cabang serta banomnya.

“Dalam acara ini kita melibatkan seluruh pengurus NU, baik dari MWC NU, cabang serta banom-banomnya,” jelas Muhamad Arifuddin, Kepala Sekolah MA Manbail Futuh.

Dalam acara bedah buku ini mendatangkan langsung narasumber dari LBM NU Jawa Timur, yaitu Dr. KH Mujab Mashudi Tim ahli Lembaga Batsul Masail Nahdhatul ulama (LBM NU) Jatim. Pemateri kedua yakni, ustad Muntaha Am, Sekretaris LBM NU Jawa Timur dan terakhir dari Lembaga Batsul Masail Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (LBM PB NU) KH. Najib Buchory Lc.M.Th.I sebagai pembanding.

“Pengurus LBM dari PBNU untuk pembanding atau mengkritisi. Mungkin ada konsep-konsep tentang islam nusantara yang dibedah. Harapannya, bedah buku ini akan melahirkan kesimpulan yang pas dan disepakiti oleh Pengurus Wilayah lembaga Batsul Masail (PWLBM) dan Pengurus Besar Lembaga Batsul Masail (PB LBM),” jelasnya.
Ia menjelaskan, Mambail Futuh adalah lembaga pendidikan yang dibawah naungan jamiyah Nahdhatul Ulama. Saat ini NU sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan tentang pengertian islam nusantara. Istilah ini harus dipahami secara betul oleh Nahdiyin secara khusus dan masyarakat secara umum. Karena islam nusantara adalah islam yang tepat diterapkan di Indonesia. Sedangkan, NU mendesain islam nusantara yang paling tepat untuk diterapakan di Indonesia karena multikultural.

“Islam nusantara hatus dipahami secara betul oleh Nahdiyin secara khusus dan masyarakat secara umum,” jelasnya.

Dengan adanya bedah buku Islam Nusantara, Kepala MA Manbail Futuh ini mempunyai tujuan memebentengi NU dari paham-paham radikalisme dan liberalisme. Selain itu, membentengi siswa agar tidak mudah terpengaruh dengan aliran radikal.

“Kita harapkan bisa mengkonsepkan, kami juga mengajak bersama-sama pengurus NU. Kita undang ke sini agar semuanya bersatu dan bisa mensosialisasikan islam nusantara,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tuban, H Fathul Huda saat hadir diacara bedah buku memberikan, apresiasi tentang bedah buku ini, bahwa islam nusantara adalah Islam yang tepat diterapkan di Indonesia,

“Dengan adanya bedah buku islam nusantara ini mudah-mudahan bisa memperkuat islam nusantara dan memeprkuat NKRI,” harapnya.(Lam/Wn)

Link Banner