Hebohnya Hari Santri di Dua Kecamatan

oleh -458 views
KHUSYUK : Camat Tambakboyo saat Ziarah ke Makam Sesepuh Tambakboyo

TAMBAKBOYO – Camat Tambakboyo Didik Purwanto menyatakan jika Kecamatan Tambakboyo sebagai Kota Santri. Dan itu dibuktikan pada peringatan Hari Santri  22 Oktober ini. Berbagai kegiatan dilakukan. Salah satunya adalah mengajak para pejabat dan tokoh masyarakat di Tambakboyo ziarah ke Makam Mbah Jambrung. ‘’Mbah Jambrung adalah tokoh yang menjadi cikal bakal dan pembuka Tambakboyo,’’ ujar Didik.

Pria yang juga Pengurus cabang Nahdlatul Ulama Tuban itu menggelar upacara di halaman kantor kecamatan. Dia ingin mengingatkan bahwa sumbangsih santri dan kecintaan santri pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila sudah tak diragukan lagi. ‘’Santri jaman penjajahan dulu ikut perang, masak kita sekarang upacara saja tidak mau,’’ katanya.

Sementara di Kecamatan Bangilan juga tak kalah hebohny. Sabtu (21/10) malam digelar nonton bareng film Sang Kiai. Sebuagh film yang berceriat dengan lahirnya resolusi jihad oleh KH Hasyim Asy’ari yang melahirkan perang 10 November di Surabaya yang begitu dahsyat.

Perang yang membawa kerugian banyak bagi kaum penjajah. Perang yang kemudian diabadikan menjadi Hari Pahlawan. Ribuan santri turun ke medan pertempuran saat untuk melawan penjajah. Tak sedikit yang gugur dalam upaya membela NKRI saat itu.

‘’Kami ingin mengajak agar para pemuda untuk mengingat sejarah. Bahwa berdirinya bangsa ini ada peran masyarakat, peran pemuda dan santri serta pengorbanan yang tak sedikit. Karena itu, NKRI harus kita jaga bersama-sama,’’ kata Camat Bangilan  Maftuchin Riza.(rizqi)

 

 

 

Link Banner