Hujan Belum Kurangi Kekeringan

oleh -166 views
SAMPAI MALAM : Pembagian Air Bersih dilakukan Sampai Malam, seperti yang terjadi di Desa Genaharjo

TUBAN – Hujan deras beberapa hari yang ini turun merata hampir di seluruh kecamatan di Tuban belum mengurangi dampak kekeringan. Bahkan, warga menyebut hujan tersebut malah menutup sumber air yang ada. Sehingga, dampak kekeringan masih terasa. ‘’Masih banyak desa yang kekeringan,’’ ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TUban Joko Ludiyono.

Sehingga, droping air bersih masih terus dilakukan. Seperti Rabu (18/10) misalnya, droping air masih terus dilakukan sampai menjelang malam. Misalnya yang dilakukan di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding. Sampai lepas Magrib, warga masih antre untuk mendapatkan bagian air.

Air bantuan itu menjadi satu-satunya harapam warga, karena sumber air di desanya sudah mongering sejak lebih sebulan lalu. Untuk mengambil air di  sendang, jaraknya juga cukup jauh. Namun, itu terpaksa dilakukan jika persediaan air yang didapat dari bantuan BPBD habis. ‘’ Hujannya masih spot-spot dan parsial, belum berpengaruh pada sumber air warga,’’ katanya.

Sekadar diketahui, dampak kekeringan yang mengakibatkan krisis air bersih di sebagian desa di Tuban , membuat droping air terus dilakukan. Sampai saat ini sudah lebih dari 300 tangki yang dibagikan. Jika dirata-rata satu tangki 5.000 liter, sudah sekitar 1,6 juta liter. Pemprov Jawa Timur juga menyiapkan bantuan air bersih untuk pemkab Tuban. ‘’Namun untuk bantuan pemprov belum kita ambil, karena dana dari APBD masih cukup,’’ ungkap mantan Camat Widang ini. (rizqi)