Ini Cara Setiajit Jawab Keluhan Petani

oleh -
BASMI HAMA : Setiajit Ikut Bersama Petani Membasmi Hama setelah Memberi Bantuan Alat

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Respons cepat diambil Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pemerintah provinsi Jawa Timur Setiajit saat mendengar keluhan petani.

Petani dari tiga desa di Kecamatan Soko, yakni Desa Sandingrowo, Desa Sokosari dan Desa Simorejo didatangi. Setiajit ketemu langsung dengan petani di desa ini di areal sawah.

Bukan datang dengan tangan kosong, Setiajit menemui para petani di sawahnya dengan membawa bantuan alat pembasmi hama tikus. Alat itu semacam kompor dengan bahan gas untuk memantik api.

Bukan hanya menyerahkan bantuan, untuk menguji alat yang diberikan itu, pejabat asal Tarakan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak ini juga memraktekkan langsung. Setiajit ikut berburu tikus bersama para petani.

Cara kerja alat tersebut adalah memantik api yang dialirkan pada selang khusus dengan ujung berupa regulator untuk mengatur besar kecilnya api yang dihasilkan. Untuk membasmi tikus, alat ini disemprotkan ke dalam lubang tikus yang sebelumnya sudah diberi belerang.

‘’Asap dari belerang yang dibakar inilah yang membunuh tikus,’’ ujar Joko petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Soko.

Samani, petani Desa Sandingrowo mengatakan, dalam lima tahun terakhir, petani tidak bisa menikmati panen bagus. Sebab, tanaman padinya diserang tikus. Kalau biasanya bisa panen 10-11 ton per hektar, karena diserang hama, rata-rata satu hektare hanya menghasilkan 4 ton.

‘’Alhamdulillah Pak Setiajit datang dengan alat ini, ini snagat membantu petani. Di desa lain, ada yang sudah tujuh tahun panen jelek terus,’’ ungkap Samani.

Hal yang sama disampaikan Surani dari Desa Sokosari. Dia juga mengaku pusing dengan hama tikus. Karena itu, dia berharap, bantuan yang diberikan itu bisa dimanfaatkan dan mengurangi bahkan menghilangkan hama.

‘’Tentu sangat baik perhatian Pak Setiajit pada petani ini. Seharus memang seperti ini pemerintah memperhatikan petani. Terimakasih bantuan Pak Setiajit ini. Semoga hajatnya untuk Tuban satu terwujud,’’ kata Surani.

Sementara Setiajit menjelaskan, dia menerima keluhan dari petani, banyak tikus yang menyerang. Karena itu, dia datang dan memberikan bantuan alat basmi. Sebelumnya, dia juga sudah membantu petani di Kecamatan Kerek, Singgahan, Bangilan dan Palang juga Widang.

Bantuan itu berupa alat dan obat membasmi hama. Bukan hanya hama tikus, namun juga obat untuk hama ulat dan sundep. Juga rumah burung hantu sebagai predator alami pemburu tikus juga diberikan.

‘’Kami ingin dekat petani. Selama bisa keluhan para petani itu kita bantu. Dan alhamdulillah kita bisa. Kasihan hasil panennya merosot karena diserang hama,’’ katanya.(yon)

Link Banner