Ini Kata Bupati Soal Pendidikan di Tuban

oleh -363 views

”Banyak yang Harus Dibenahi”

TUBAN – Selain masalah ekonomi, pendidikan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Tuban. Bupati Tuban Fathul Huda sendiri galau melihat perkembangan pendidikan di Tuban yang menurutnya masih kalah dari daerah lain. Baik soal kualitas maupun prestasinya. ‘’Kita masih kalah dengan Lamongan soal pendidikan. Kualitas lembaga pendidikan di Lamongan cukup baik baik negeri maupun swastanya. Kita ini gandeng dengan Lamongan, tapi kita kok ketinggalan ya,’’ ujar Fathul Huda ngudoro saat diskusi dengan pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Tuban di ruang kerjanya di kompleks Pendopo Kridho Manunggul Rabu (27/9) siang.

Dia melihat, ada banyak hal yang harus dibenahi di bidang pendidikan di Tuban. Baik lembaganya, manajemen, sampai sumber daya manusia (SDM) dan masyarakatnya. Untuk dunia pendidikan, bupati yang kiai ini tidak eman untuk mengeluarkan anggaran. Karena itu, Dewan Pendidikan diminta untuk membantu menciptakan dan meningkatkan pendidikan yang bekualitas. ‘’Kalau butuh anggaran, langsung ke saya. Nanti kita diskusikan bersama. Asal untuk pendidikan kiat tidak eman,’’ ungkapnya.

Dia kemudian mengilusterasikan kekayaaan pribadinya yang banyak dia investasikan pada bidang pendidikan. Selain cinta dengan ilmu, bupati asal Montong ini juga sangat ingin memajukan pendidikan di Tuban. Sebab, pendidikan adalah dasar untuk membangun. Tuban tahun ini indeks pembangunan manusia (IPM) termasuk rendah, dibanding kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Salah satu faktornya juga pendidikan warganya masih rendah. Karena itu, untuk menaikkan IPM, juga menaikkan taraf hidup, kesejaheteraan dan bidang lainnya pendidikan penopang utamanya. ‘’Karena itu, pendidikan sangat penting. Membangun pendidikan sama dengan membangun peradaban,’’ ucapnya.

DISKUSI : Pengurus Dewan Pendidikan Saat Diskusi bersama Bupati

Fathul Huda mengaku dan merasa terjadi kemunduran yang luar biasa di Tuban untuk masalah pendidikan ini. Dia menyebut, potensi dan kemampuan warga Tuban mestinya tidak kalah dengan daerah lain. Sejarah telah mencatat betapa hebat Tuban di masa lalu, tokoh-tokohnya juga banyak yang menjadi hebat dan dikenal. Dia mencuplik kisah kekalahan tentara Tar-Tar yang kocar-kacir di tanah Tuban, meski pasukan ini sangat kuat dan belum ada yang menandingi kala itu. Namun, di tanah Tuban tentara itu tak berkutik.

Juga pemimpin-peminpin masa lalu yang hebat-hebat. Karena itu, dia bermimpi untuk kembali membangkitkan kejayaan Tuban dari segi apa saja. Dan, yang utama adalah pendidikan. Untuk industri, sumber daya alam dan tempat investasi Tuban adalah andalan. Saat ini Tuban menempati urutan keempat investasi tertinggi di Jawa Timur.

Karena itu, bupati mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun. Pendidikan akan dibenahi. Dinas Pendidikan sebagai pemegang kendali harus ditata ulang agar semakin kuat dan mantap visi pendidikannya. Semakin semangat mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Tuban. Sehingga cita-cita menegakkan  kembali kejayaan itu tak sia-sia. ‘’Nanti kita tata ulang. Kita harus mengejar ketertinggalan kita. Para siswa harus difasilitasi untuk mengembangkan daya pikir dan kreatifitasnya. Pendidikan harus maju, harus Berjaya,’’ tekadnya.

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tuban Sutrisno Rachmat menyatakan akan membantu dan mendukung langkah bupati untuk memajukan pendidikan. Sebab lembaga yang punya wewenang memberikan rekomendasi untuk perbaikan pendidikan akan dimaksimalkan. Diskusi-diskusi dan rekomendasi akan selalu diberikan demi kemajuan. ‘’Kita sering diskusi dan member rekomendasi pada bupati karena itu tugas kami. Ke depan akan semakin kita intensifkan demi kebaikan dan kemajuan pendidikan di Bumi Wali ini,’’ katanya.(rizqi)