Ini yang Dilakukan UT-Pemkab untuk Kembangkan Literasi

oleh -184 views
UNTUK LITERASI : Sinergi UT dan Pemkab Demi Pengembangan Literasi

TUBAN– Perpustakaan menjadi salah satu modal dalam pengembangan literasi, untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi subyek pembangunan. Sebab, smart city dibangun oleh smart people.

Itulah yang disampaikan oleh Prof. Daryono, Dekan Fakultas Hukum dan ISIP Universitas Terbuka (UT) saat sarasehan gerakan membaca dan penutupan praktek kerja perpustakaan mahasiswa prodi Ilmu Perpustakaan UT di ruang pertemuan Perpustakaan Daerah Kabupaten Tuban, Jumat (13/10).

Di depan mahasiswa Ilmu Perpustakaan UT semester 3 dan 4 itu, Daryono menyampaikan, saat ini bukan lagi penguasaan sumber daya alam yang menjadi aset utama keberlangsungan suatu negara, tapi penguasaan informasi. Perpustakaan sebagai sarana penyedia informasi mempunyai peran sentral, sehingga pengelolanya atau pustakawannya harus lebih cerdas.

“Seorang pustakawan harus smart, karena saat ini negara butuh penguasaan informasi,” ujarnya

SARASEHAN LITERASI : Suasana dalam Sarasehan untuk Pengembangan Literasi

Kemampuan mengelola informasi, kata dia, terutama pada informasi digital dengan sistem 3 S (Search, Select dan Share) menjadi tantangan bagi para mahasiswa Ilmu Perpustakaan sebagai calon Pustakawan. Peluang bagi mahasiswa alumni prodi ilmu perpustakaan tidak hanya sebagai pustakawan di lembaga pemerintah tapi juga di sektor swasta. Pada perusahaan- perusahaan swasta posisi selain pustakawan adalah information officer.

“Maka dari itu mahasiswa lulusan pustakawan harus menjadi alumni yang smart. Selain itu, bisa berperan sebagai penyedia informasi bagi pimpinan dalam pengambilan putusan,” harapnya.

Prof. Daryono berharap, mutual benefit ini dapat terus terjaga pada berbagai program lanjutan. Dalam hal ini UT sebagai penyedia SDM perpustakaan berkomitmen untuk dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kebijakan perpustakaan di Kabupaten Tuban.

“Praktek kerja di Perpustakaan Daerah Tuban ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban Joko Priyono memaparkan, berbagai program pengembangan perpustakaan di Tuban ini sebagai usaha penguatan agent of change. Selain itu, juga menyiapkan SDM yang menjadi subyek pembangunan.

“Kami menyambut baik adanya prodi Ilmu Perpustakaan di Universitas Terbuka sebagai lembaga penyedia SDM. Diharapkan adanya kerjasama ini dapat bersinambungan dalam pengembangan perpustakaan di Kabupaten Tuban,” jelasnya.(andi).