Innalillahi, Ayah Perbaiki Antena, Malah Anaknya Meninggal Karena Kesetrum

oleh -
Korban diperiksa petugas

Tuban-Innalillahi, kejadian yang menimpa keluarga Agus Supriyanto warga Dusun Ngempal, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban perlu menjadi kewaspadaan bagi keluarga yang lain. Sebab, saat Agus Supriyanto memperbaiki antena, anaknya Eri Pralingga (17) tersebut melah meninggal dunia, Jum’at (6/4/2018).

Kapolsek Semanding, Polres Tuban, AKP Desis Susilo menceritakan, Eri Pralingga meninggal lantaran tersengat aliran listrik. Pada saat itu sekitar pukul 09.00 Wib, Agus (ayah korban:red) sedang memperbaiki antena parabola di rumahnya. Ketika, sedang perbaikan tiba-tiba kabel yang ada aliran listrik jatuh ke tanah. Mendengar kabel jatuh kemudian korban menghampiri dan memegangnya. Dari situlah korban akhirnya tersengat listrik dan meninggal dunia.

“Korban meninggal setelah memegang kabel yang jatuh di ruang tamu itu,” ujar Desis saat ada di lokasi.

Ia menambahkan, sebenarnya ayah korban sempat memperingatkan agar tak menyentuh kabel tersebut. Akan tetapi, peringatan itu tidak didengar dan membuat korban tetap mengambil kabel. Mengetahui anaknya kesetrum Agus langsung turun dan mematikan aliran listrik.

“Tetapi upaya Agus menyelematkan anaknya gagal, dan meninggal di lokasi,” tambahnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan petugas Polsek Semanding dan tim medis Puskesmas Semanding tidak ditemukan tanda-tamda kekerasan. Barang bukti yang diamankan berupa kabel 2 meter, kaos warna abu-abu dan celana pendek warnah merah.

“Setelah divisum jenazah diserahkan pada pihak keluarga,” imbuhnya.(Wn)

Link Banner