Jadi Korban Arogansi Oknum Sporter Bonek, Sopir Truk Mengaku Resah

oleh -

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Amar (30) warga Kecamatan Kaliungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, salah satu sopir truk bernopol B 9342 UIQ yang menjadi korban arogansi beberapa sporter bonek mengaku resah.

Sopir truk resah dan kesal lantaran oknum Bonek telah menghadang dan melempari batu serta memukul kaca mobilnya. Sehingga, membuat kaca depan retak dan kaca samping kiri pecah akibat dipukul.

Kepada tabloidnusa.com saat parkir di SPBU Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuba, pada Sabtu (21/7/2018) mengatakan, awalnya mobil melaju dari arah Surabaya menuju ke Jakarta. Tiba- tiba saat di lokasi kejadian atau di Jati Peteng, Kecamatan Jenu dihadang oleh kawanan Bonek. Mereka meminta tumpangan, tetapi karena karena mobil posisi beriringan dengan mobil lain jadi tidak mungkin mengerem mendadak.

“Saya berhenti karena ada yang melempar batu diarah kaca,” jelasnya.

Setelah berhenti, lalu para suporter Bonek tiba-tiba sudah naik. Kemudian, melakukan perjalanan untuk mencari Polsek terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah di polsek Bancar saya berhenti dan minta tolong kepada petugas,” tambahnya.

Tidak berhenti disitu, rombongan sporter bonek lain juga melakukan pengerusakan serupa. Kali ini berada di di Pelabuhan Pt Semen Indonesia, di lokasi itu ada 2 mobil yang turut dirusak kacanya.

Sementara itu, mobil truk yang dikendari Amar (30) menjadi korban pengeruskan diketahui milik Pt Javalin Trans Sejahtera. Sedangkan, 2 mobil lagi yang rusak milik Pt Artindo Nusa Graha dan dikendarai Yadi asal Indramayu, Jawa Barat dengan nomor polisi B 9891 TIN, dan Warnidi asal Indramayu dengan nomor polisi B 9124 IN yang mengalami pecah kaca sebelah kiri.

“Resah mas akibat ulah mereka,” ungkap Yadi.

Sekedar diketahui, rencananya sporter bonek akan menonton dan mendukung tim kebanggaannya tampil melawan PSIS Semarang pada Minggu (22/7/2018) besok. Laga tersebut bakal diselenggarakan di Stadion Moch Soebroto.(Lam/Wn)

Link Banner