Jangan Mewarisi Abu Sumpah Pemuda

oleh -487 views
SUMPAH PEMUDA : Bupati Tuban Fathul Huda saat Hadir di Upacara Hari Sumpah Pemuda

*pesan Bupati Fathul Huda di Hari Sumpah Pemuda

TUBAN – “Jangan mewarisi abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir”

Pernyataan Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ir Soekarno itu kembali digelorakan. Pesan Bung Karno sangat relevan untuk masa lalu, masa sekarang, masa yang akan datang dan selamanya demi keutuhan negeri ini. Karena itu, mewujudkan sumpah yang dipekikkan dalam sumpah pemuda itu memang bukan tujuan akhir, namun justru awal untuk membangun bangsa yang besar, kuat dan ditopang keberagaman.

Karena itulah, Bupati Tuban Fathul Huda kembali mengutip kata-kata bijak Bung Karno tersebut dalam upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di Alun-Alun Kota Tuban Sabtu (28/10) pagi. Api sumpah pemuda harus diambil dan terus di nyalakan.  Karena di tangan pemudalah masa depan negeri ini berada.

“Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaaan dan kedaerahan kita,’’ ujar bupati.

Ego tersebut yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan sesama anak bangsa. Semua elemen bangsa harus berani mengatakan bahwa persatuan Indonesia adalah segala-galanya. Jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan.

“Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda pada 1928 dan juga kepada Bung Karno, kalau masih harus berkutat di soal-soal ini. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,’’ tambah Fathul Huda.

Bulan Juli 2017 Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 Tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus digelorakan.

“Bersama Pemerintah Daerah, Organisasi Kepemudaan dan Sektor Swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat sumpah pemuda 1928. Saatnya kita berani bersatu untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia” katanya.

Sebagai perwujudan keanekaragaman budaya Indonesia, sebagian peserta upacara menggunakan pakaian adat dari 34 Propinsi se-Indonesia dan di bacakannya Naskah Sumpah Pemuda oleh pasukan Bhinneka Tunggal Ika dari perwakilan siswa-siswi di Kabupaten Tuban.

Bupati Fathul Huda menjadi inspektur upacara yang juga dihadiri jajaran Forkopimda bersama istri, anggota DPRD Tuban, Kepala OPD dan Organisasi Wanita di Kabupaten Tuban. Adapun Sebagai peserta Upacara adalah TNI, Polri, Pegawai Pemkab Tuban, Organisasi Kepemudaan, Mahasiswa serta siswa dari berbagai sekolahan.  Bupati membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi.

Di antaranya, bangsa Indonesia patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia dahulu yang sudah melahirkan sumpah pemuda.  Bandingkan dengan kondisi saat ini yang begitu mudah dan modern. Namun, semua kemudahan dan fasilitas itu justru banyak menimbulkan perpecahan, penyebaran fitnah dan kebencian dan hasutan lain. Karena itu, pemuda harus kembali meraih semangatnya, menjalarkan api Sumpah Pemuda dalam dirinya, agar selalu ingat bahwa negeri butuh pera mereka untuk terus maju dan bersatu.(rizqi)

Link Banner