JLS dan Mall Pelayanan Ditarget Selesai Tahun Ini

oleh -
TINJAU PROYEK : Wakil Bupati Noor Nahar sat Meninjau Proyek JLS dan Mall Layanan Publik yang Ditarget Selesai Tahun Ini

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein kembali meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Mall Pelayanan Publik (MPP).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Agung Supriadi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rohman Ubaid, Kepala Bidang Prasarana Jalan Dinas PUPR, Edi Kartono dan beberapa perwakilan OPD terkait ikut mendampingi.

Wabup menyatakan, pembangunan JLS dan MPP saat ini masih sesuai dengan target yang telah ditentukan. Untuk JLS yang terbagi dalam tiga paket telah berjalan melebihi 5 persen, atau di atas target.

Begitu juga dengan pembangunan MPP yang sudah mendekati 20 persen, lebih cepat dari target yang ditetapkan.

“Untuk JLS masih dalam tahap awal pengerjaan, saat ini tahapan perataan dan pemantapan lahan dan pembutan dasar jalan dan cut and fill. Sedangkan untuk MPP hampir selesai pembangunan strukturnya, karena memang sudah dimulai dari Februari yang lalu, ” ujar wabup.

Pejabat asal Rengel ini bersyukur, tidak ada kendala berarti dalam pembangunan JLS dan MPP. Untuk JLS dengan waktu lebih pendek dari paket terdulu tetap harus diawasi dengan ketat. Baik oleh konsultan dan juga Dinas PUPR.

Hal yang sama diharapkan untuk pembangunan MPP yang ditargetkan dapat dilaksanakan soft launching pada 12 November 2020 saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Tuban.

Pembangunan kedua infrastruktur ini menurut wabup tetap dijalankan di tengah pandemi ini, karena keduanya sangat penting bagi masyarakat.

“Untuk MPP yang dibangun 3 lantai akan difungsikan untuk meningkatkan pelayanan semua urusan perizinan, dokumen kependudukan yang akan kita integrasikan dengan instansi vertikal untuk pengurusan SIM, STNK, dan yang lainnya,’’ tambah Noor Nahar.

Masih menurut wabup dua periode ini, target difungsikan MPP adalah pada akhir tahun ini atau awal tahun 2021. Harapannya setelah beroperasi nanti bisa melayani masyarakat dengan baik dan optimal.

Sehingga bisa memberikan fasilitas pelayanan dengan gedung yang representatif beserta sarana prasara penunjang yang memadai.

Sementara Kepala PUPR, Agung Supriadi mengatakan, sampai saat ini pembangunan JLS dan MPP memang tidak ditemukan kendala. Harapannya sebelum target bulan Desember, sudah bisa selesai pengerjaannya.

Untuk pembangunan JLS terbagi dalam tiga paket pekerjaan. Pertama, paket yang menghubungkan hasil pekerjaan sebelumnya di tahap pertama. Yakni ruas Desa Jarum-Tegalagung sepanjang 2.616 meter senilai Rp 18.673.337.000.

Pekerjaan ini dikerjalan oleh PT Sugih Waras Jaya Kecamatan Jenu, Tuban. Selanjutnya, paket dua, ruas Tegalbang – Kembangbilo sepanjang 1.975 meter senilai  Rp 14.498.235.082. dikerjakan oleh PT Asri Jaya Putra Perkasa Jombang.

Untuk paket tiga, menghubungkan ruas Kembangbilo – Bogorejo sepanjang 2.014 meter senilai Rp 20.201.977.000 yang dikerjakan oleh PT. Tectonia Grandis Surabaya.

Sedangkan untuk MPP yang terletak di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Tuban, dikerjakan oleh PT. Santoso Shafanara Graha Surabaya dengan nilai Rp. 21.213.331.000.

“Alhamdulillah semua pekerjaan berjalan dengan baik. Mohon doanya agar tetap tidak ada hambatan apapun. Dan kepada rekanan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,“ harap Agung.

Khusus untuk JLS yang sudah masuk dalam proyek startegis nasional, harapannya tahun depan dapat segera dianggarkan oleh pemerintah pusat untuk kelanjutan lajur lainnya. Sebab, pada tahun 2019 dan 2020 ini pemkab Tuban melaksanakan pembangunan sepanjang hampir 13 KM melalui anggaran APBD.(yon)

 

Link Banner