Kenapa Harus Nariyah 4.444 Kali ?

oleh -166 views
MERIAH : Suasana Nariyahan di Sendangagung, Paciran

PACIRAN – Pengurus Ta’mir Masjid Mukhlisin Sendangagung, Paciran menggelar pembacaan Salawat Nariyah untuk memperingati Hari Santri Nasional tahun ini. Salawatan dibaca sebanyak 4.444 kali, yang dipimpin KH. Moh. Zuber Umar, sesepuh desa Sendangagung, Paciran didampingi beberapa ulama dan tokoh masyarakat setempat, Sabtu (21/10) malam.

‘’Pengurus Cabang NU Lamongan ke rumah saya. Beliau kirim salam kepada panjenengan semua. Kita dihimbau untuk ikut menyemarakkan baca salawat,’’ ujar Kiai Zuber.

Ratusan jamaah ikut dalam kegiatan ini. Mulai siswa dari MTs, MA dan warga setempat.

TAK MAU KETINGGALAN : Ibu-Ibu juga Tak Mau Ketinggalan untuk Ikut Nariyahan

‘’Tahun lalu di masing-masing madrasah dan musala, tahun ini berpusat di masjid. Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi yang hadir di masjid ini,’’ harap ketua takmir masjid Nur Halim Sholih.

Salawat Nariyah dibaca sebanyak 5 paket. Satu patu paket itu terdiri dari 4.444. Untuk anak-anak yang belum hafal Salawat Nariyah, membaca kalimat thoyyibah.

Usai Nariyahan dilanjutkan dengan membaca surat Yasin dipimpin oleh KH. Wahid Bashori, dan tahlil dipimpin Rusydi Dimyati dan doa oleh Nasirul Huda. (aidi)

Link Banner