Kucurkan 9.900 Sembako Murah

oleh -84 views
TEPAT SASARAN : Kepala Diskoperindag Memastikan Penerima Sembako Tepat Sasaran

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com –  Pemkab Tuban mengucurkan 9.900 paket sembako murah. Penerima pakety sembako ini sudah didata sesuai nama masing-masing, sehingga bisa tepat sasaran. Paket sembako yang diberikan senilai Rp 150 ribu, namun penerima hanya menebus seharga Rp 5 ribu.

“Data penerima sudah ada, penerima adalah by name dan juga ada paguyubannya. Untuk pendistribusiannya per penerima kupon, dengan total 9.990 penerima,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Wijaya, Rabu (1/4/2020).

Dia mengatakan, kegiatan operasi pasar khusus atau pasar murah tersebut sebagai upaya untuk membantu masyarakat akibat penurunan ekonomi masyarakat karena dampak Covid-19. Pelakasanaannya akan dilakukan tiga tahap. Tahap pertama di awal bulan April, tahap kedua menjelang atau awal bulan puasa, dan tahap ketiga menjelang lebaran nanti.

“Operasi pasar khusus ini akan dimulai di Kecamatan Tuban dan dilanjutkan di seluruh wilayah Kecamatan se-Kabupaten Tuban,” tambahnya.

Mantan Kabag Humas pemkab Tuban ini menjelaskan,  operasi pasar khusus ini diperuntukkan bagi mereka yang terdampak langsung. Seperti pedagang yang tempat jualannya ditutup, pedagang keliling, PKL, tukang becak Sunan Bonang dan yang lainnya.

Teknis pendistribusian dilaksanakan mengikuti himbauan physical distancing yaitu dengan menyediakan tempat cuci tangan dan mangatur jarak antrian. Sehingga tidak ada konsentrasi massa atau bahkan rebutan untuk mendapatkan sembakonya.

“Seperti yang sudah pernah kita laksanakan bersama provinsi, 17 Maret yang lalu dengan operasi pasar gula pasir, dapat berjalan tertib sesuai SOP pencegahan korona,”  ungkap dia.

Sekadar diketahui, melihat perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia yang sampai hari ini masih cukup signifikan, pemkab Tuban mengambil kebijakan untuk menyediakan anggaran Rp 15 miliar.

Sampai saat ini, dari anggaran tersebut sudah dibelanjakan sekitar Rp 1,5 miliar. Anggaran yang telah disiapkan itu untuk membiyai berbagai program. Di antaranya untuk mencukupi kebutuhan APD di rumah sakit dan fasilitas kesehatan serta memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak langsung.(yon)

 

 

Link Banner