Legitnya Wingko Berbahan Lele

oleh -217 views
ANEKA OLAHAN LELE : Beragam olahan lele disajikan dalam festival

BOJONEGORO – Pernah merasakan legitnya wingko yang berbahan dasar lele? Atau mencicipi pizza lele, bahkan pisang ulin isi lele? Lalu minumnya dawet dan cendol lele? Wuuihhh  bagaimana rasanya ya, membiki orang penasaran. Tapi itulah yang terjadi di Festival Lele di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, Bojonegoro Senin (30/10).

Lele yang selama ini hanya diolah menjadi ikan goreng lalu dipenyet sambel dan lalapan, ternyata mampu diolah menjadi aneka penganan yang enak, seperti disebut di atas. Saat digelar lomba cipta menu berbahan dasar lele.

Wingko lele disajikan Penggerak PKK Kecamatan kalitidu. Lele juga bisa diolah menjad sate, nugget, siomay dan resoles.  Olahan lainnya nugget lele, perkedel lele, dan aneka lauk pauk lainnya. Kemudian lele juga bisa diolah menjadi minuman seperti dawet lele dan cendol lele.

Di tangan Tim Pengerak Kecamatan Kepohbaru lele diolah menjadi makanan kekinian ala Jepang yakni sushi lele, rolade dan sus raqour lele. Sementara itu Kecamatan Purwosari mengolah lele menjadi pizza. Daging lele difiller dijadikan isian dengan paprika, jamur kancing dan bumbu menjadi pizza lele ala Bojonegoro. Salah satu kudapan roti pisang ulin Isi lele karya PKK Kecamatan Balen.

Kecamatan Sekar mengolah lele menjadi roll lele wijen yang diolah menjadi kue yang bisa disajikan untuk keluarga. Kecamatan Malo menyulap lele menjadi bolu gulung yang dikombinasikan antara lele dan ubi ungu. Hal itu untuk meningkatkan konsumsi ikan.

Dewan juri lomba memasak olahan ikan lele itu juri profesional, yakni  chef Arie Septiantono dari Hotel Aston, Anita Setyarini dari Dinas Perikanan,  Erni Ernawati dari Dinas Kesehatan, Wiwik Cempaka Dewi Dari SMKN 1 Bojonegoro dan Ir Turinah, M.Kes dari Tim Penggerak  PKK Kabupaten Bojonegoro .

Lomba memasak itu diikuti oleh 28 Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro. Kriteria penilaian terbagi dalam berbagai aspek rasa, kandungan gizi, penyajian, kreatifitas dan

Chef Arie dari Hotel Aston Bojonegoro mengatakan,  peserta punya potensi, namun memerlukan latihan lagi, utamanya kombinasi antara lele dan bahan lain kurang berimbang sehingga rasa lele tertutup. Dia menemukan ada beberapa tim yang mengolah menjadi olahan yang beda dari biasanya. Bahkan ada yang berani mengkombinasikan menjadi olahan internasional.(rizqi)

Link Banner