Ma’arif Palang Gelar Liga MI

oleh -214 views
DUEL: Liga MI Se-Kecamatan Palang berlangsung seru.
PALANG—Sebuah terobosan baru dilakukan oleh LP. Ma’arif Palang dalam mengembangkan minat dan bakat anak-anak didiknya dalam bidang olahraga, khususnya sepakbola. Terobosan itu berupa Liga MI Ma’arif 2012. Pada Jum’at, 5 Oktober 2012 Liga itu telah dimulai dan menghasilkan pertandingan yang sangat menghibur dan memuaskan semua anggota Liga.
Ketua Ma’arif NU Palang, Munthorib, S.Pd mengatakan, liga itu merupakan kegiatan yang sudah diprogramkan oleh Ma’arif NU Palang untuk semua MI NU se-Kecamatan Palang. Program tersebut dimaksudkan sebagai penggalian bakat anak-anak NU dalam bidang sepakbola. “Dengan adanya kegiatan Liga ini kami berharap bakat-bakat anak-anak Nahdlatul Ulama dalam bermain bola bisa tergali dan dikembangkan. Kami menyakini bahwa sepakbola adalah olahraga yang sudah memasyarakat, dan hal itu tentunya juga sudah banyak dilakukan oleh anak-anak NU,” katanya di sela-sela menyaksikan pertandingan Liga itu.
Dikatakannya, yang terpenting dalam pelaksanaan Liga tersebut tidak an sich bermain sepakbola, tapi juga terjalinnya tali silaturrahim antar MI se-kecamatan Palang, baik guru-gurunya maupun anak didiknya. Keberadaan Liga MI Ma’arif dinyakini sebagai sarana yang paling efektif untuk mengikat persaudaraan sesama guru MI. Karena dalam kepanitiaannya semua guru MI Ma’arif se-Kecamatan Palang dilibatkan. “Dengan cara tersebut kami semua bisa bekerjasama untuk membesarkan Ma’arif melalui olahraga dan menanamkan jiwa persaudaraan antara anak didik,” tegas kepala MI Hidayatus Sibyan Cendoro itu.
Liga MI Ma’arif 2012 itu diikuti oleh 14 tim dari MI yang menjadi anggota LP. Ma’arif Palang. Polanya menggunakan sistem dua group, timur dan barat. Group timur terdiri atas MI Al-Asyhar Karangagung, MI Salafiyah Al-Asyhar Karangagung, MI Nurussalam Lerankulon, MI Al-Hidayah Leranwetan, MI Al-Musthofawiyah Palang, MI Nurul Khoiriyah Glodog, dan MI Nurul Huda Ketambul. Mereka melangsungkan pertandingan di Glodogstadium.
Sedangkan group barat terdiri atas MI Hidayatus Sibyan Cendoro, MI Miftahul Huda Ngimbang, MI Salafiyah Tasikmadu, MI Ibrahim Asmorokondi Kradenan, MI Wali Sanga Tegalbang, MI Al-Masykuriyah Dawung, dan MI Al-Hidayah Gesikharjo. Mereka akan bertanding di Stadium of Cendoro. Kedua group akan bertanding dengan sistem pertandingan satu lawan satu, dengan asumsi menang mendapatkan poin tiga, seri mendapatkan poin satu, dan kalah mendapatkan poin nol. Kedua group diambil dua terbaik dan akan dipertandingkan dalam babak semifinal. Juara akan diambil tiga terbaik dan pemain dengan pencetak gol terbanyak, atau top score.

Dalam pertandingan pembukaan di lapangan Glodog, tim MI Al-Asyhar Karangagung mampu menekuk MI Al-Hidayah Leranwetan dengan angka tipis 1-0. Sedangkan MI Nurul Huda Ketambul mampu membantai MI Al-Musthofawiyah Palang dengan skor 4-0. Di lapangan Cendoro MI Miftahul Ngimbang harus puas berbagi angka dengan MI Al-Hidayah Gesikharjo 1-1, sedangkan MI Asmorokondi Kradenan MI harus bertekuk lutut merasakan sakitnya bermain melawan MI Hidayatus Sibyan Cendoro dengan skor 3-0. (syihab)