Mengapa Satu Jamaah Haji Ditinggal di Makkah

oleh -47 views
PULANG: Jamaah Haji Asal Tuban Pulang setelah 43 Hari di Tanah Suci

Wartawan: Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Jamaah haji asal Kabupaten Tuban Kamis (13/9/2019) masih ditinggak di Makkah sementara jamaah lainnya sudah tiba kembali di Tuban.

Satu jamaah tersebut atasnama Hartiningsih (69) warga Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban masih tertinggal karena dalam kondisi sakit. Dia berangkat haji bersama suaminya dan tergabung di kloter 76.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Tuban, Umi Kulsum, S.Ag, M.Pd.I, menyebutkan, total jemaah haji asal Kabupaten Tuban berjumlah 882 orang.

Namun ketika tiba di asrama haji Sukolilo, Surabaya, satu orang meninggal dan 2 orang dinyatakan tidak sehat dan tidak diperbolehkan berangkat, sehingga jumlah yang berangkat sebanyak 879 orang.

Umi Kulsum juga menyampaikan pada Kamis (05/09/2019) seorang jamaah haji bernama Asmui Sahid Sirad (79) asal Desa Lajulor, Kecamatan Singgahan meninggal dunia di Madinah Al Munawaroh.

“Meninggalnya Asmui Sahid dikarenakan penyakit yang dideritanya kambuh.  Asmui Sahid sempat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, tapi tidak tertolong. Pihak keluarga juga sudah mengetahui, karena berangkat bersama istri dan anak,” jelasnya.

Pemulangan jamaah haji  untuk kloter 76  sampai di Bumi Wali pukul 08.10  WIB pagi, sedangkan kloter 77 dijadwalkan pukul 15.00 WIB.

Kepala Kantor Kemenag Tuban Sahid mengatakan, membenarkan masih ada satu jamaah haji dari kloter 76 bernama Hartiningsih yang belum bisa ikut pulang bersama rombongan pagi karena sakit.

Satu jamaah haji yang sakit tersebut kemungkinan akan diikutkan terbang ke tanah air bersama kloter 77. Karena kondisinya sudah lumayan membaik dan layak untuk terbang.

“Alhamdulillah informasi terakhir, satu jamaah haji yang sakit akan diikutkan terbang ke tanah air bersama kloter 77,” ungkapnya.(yon)