Menggunakan Kantong Kresek Daur Ulang, Aman Tidak..! Ini Penjelasan Dinkes Tuban.

oleh -

Wartawan:Afif

Tabloidnusa.com- Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban Hj. Endah Nurul Kumarijati, ST., M.Kes
menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan kresek warna hitam, sebagai pembungkus makanan secara langsung.

Meski belum diketahui kandungan zat berbahaya dalam kantong kresek hitam tersebut. Namun yang jelas kresek yang beredar luas di pasaran, berasal dari daur ulang sampah.

“Kami sendiri belum mengetahui secara gamblang bahan-bahan apa saja yang diolah dalam proses pembuatannya dan kandungan didalamnya, bersumber dari bahan kimia apa saja. Sehingga, belum bisa dinyatakan aman sebagai alat pembungkus makanan,”tegasnya.

Larangan ini menyusul informasi penggunaan kresek warna hitam hasil daur ulang yang beredar di sosial media, Selasa (21/8/2018).”Larangan pemakaiannya belum ada sampai saat ini, hanya kami menghimbau untuk tidak menggunakannya secara langsung,” tambahnya.

Selain itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena keterbatasan informasi mengenai kandungan kresek berwarna hitam hasil daur ulang sebagai pembungkus secara langsung. Misalnya, dalam membungkus makanan kita gunakan daun atau plastik bening terlebih dahulu, baru dibungkus kresek hitam hasil daur ulang.

“Yang menimbulkan efek negatif adalah apabila ada bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya, misalnya logam berat spt Hg, Pb yang ikut masuk dalam tubuh kita bersama makanan,” jelasnya.
Harapannya, karena kita tidak tahu pasti kandungannya, lebih baik menjaga dan mengurangi resikonya. (Fif/Im).