Menolak di Otopsi, Pemuda Tewas Gantung Diri Dimakamkan

oleh -

Wartawan: Salam

Tuban, Tabloidnusa.com- Lantaran tak menghendaki untuk dilakukan otopsi terhadap jasad seorang pemuda berinisial RN (35) warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Yang tewas dengan kondisi leher terlilit tali dan tergantung di gubuk persawahan, Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Tuban, Jumat, (17/8).

Oleh aparat kepolisian setempat. Akhirnya jasad pria yang tewas dengan gantung diri mengenakan kaos bertulisan Holcim itu, akhir diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan di TPU setempat. Informasi yang dihimpun media ini di lapangan, kejadian itu bermula saat korban keluar rumah tanpa memberitahu istri, Kamis malam, (16/8) sekitar pukul 22.30 WIB.

Setelah itu di tunggu korban tidak kunjung pulang, kemudian istri korban memberitahu tetangga bahwa suaminya belum pulang. “Karena pihak keluarga tidak mau dilakukan otopsi terhadap jenazah korban, selanjutnya kita serahkan ke pada keluarga untuk di lakukan pemakaman,” kata Kapolsek Semanding AKP Desis Susiso.

Istri korban bersama warga mencari keberadaan korban dan mencarinya ke keluarga yang lain.Setelah dilakukan pencarian, korban telah ditemukan dengan keadaan gantung diri menggunakan tali tampar plastik warna kuning di gubuk persawahan yang berada di Desa Kowang. Mendapatkan laporan, polisi langsung mendatangi TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Hasil sementara setelah di lakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh tim medis Puksemas setempat tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, dan belum diketahui secara pasti motif korban nekat gantung diri.

“Pihak keluarga menerima dengan adanya kejadian tersebut sebagai musibah, dan tidak akan menuntut kepada pihak manapun , serta menolak di lakukan outopsi,” tegasnya.(Lam/Im).