Menteri ESDM Sebut Manfaat Pembangunan Kilang Minyak di Tuban

oleh -
Menteri ESDM saat di Tuban

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Ketika melakukan kunjugan di Tuban Menteri Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM), Ignasius Jonan berharap agar pemerintah kabupaten Tuban terus berupaya melakukan negosiasi atas belum tuntasnya pembebasan lahan kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR), perusahaan patungan Pertamina dan Rosneft asal Rusia di Kecamatan Jenu.

Menurutnya, pemerintah pusat sudah tiga tahun terakhir ini menunggu hasil dari pemerintah setempat perihal kejelasan penyelesaian lahan seluas 800 hektar yang rencananya akan didirikan kilang minyak. Jika sudah jelas maka pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut bisa memulai pembangunan sesuai dengan rencana yang sebelumnya dibahas.

Pembangunan kilang minyak sendiri dinilai dapat menguntungkan bagi pemerintah setempat. Terlebih, pada penyerapan tenaga kerja lokal. Sehingga, hal ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat Tuban khususnya warga Kecamatan Jenu.

“Kalau kita melihat manfaat dari pembangunan ini sangat banyak. Nah inilah yang kita harapkan pemerintah Tuban bisa segera membebaskan lahan seluas 800 hektare itu karena kita sudah tiga tahun menunggu belum selesai juga,” katanya.

Menurut dia, secara historis geografis potensi bencana alam baik tsunami dan gempa bumi untuk di Tuban sangatlah minim. Itu sebabnya daerah di pesisir utara pulau Jawa ini sangat dominan jika didirikan kilang minyak yang dimaksud.

“Lokasi Tuban dinilai sangat cocok,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRI Satya Widya Yudha. Menurutnya, belum tuntasnya pembebasan lahan milik warga Jenu dikarenakan banyak hal. Salah satunya lahan yang rencananya akan dibuat kilang adalah lahan pertanian produktif. Sehingga, masyarakat setempat enggan menjual karena takut tidak memiliki penghasilan tetap jika mereka tidak memiliki lahan pertanian. Sebelumnya DPRI juga sudah memediasi antara keduanya. Namun hal ini juga masih belum cair.

“Selain lahan pertanian produktif, masyarakat setempat juga khawatir jika akan ada dampak besar terhadap kesehatan tubuh mereka jika pabrik itu didirikan. Namun masyarakat tak perlu terlalu khawatir karena sebelum mendirikan pabrik tentunya ada kajian lebih lanjut,” bebernya.(Lam/Wn)