MUSLIMAH 26 – Amalan Wanita Haid di Bulan Ramadhan

oleh

Wanita selalu menghadapi problem di saat tamu bulanannya kurang teratur, apalagi di waktu Ramadhan tiba. Karena itu, semoga tips si bawah ini bisa membantu para wanita yang haidnya kurang teratur. Hal itu dikarenakan haid adalah perkara yang sudah menjadi ketetapan Allah bagi para wanita. Meskipun wanita sedang haid/nifas di bulan Ramadhan, dia masih tetap bisa melakukan amal shalih yang lain selain berpuasa, seperti:

1.      Bangun malam di 10 terakhir Ramadhan
Memang ibadah terbaik di waktu seperti malam adalah shalat-shalat sunnat.  Namun, disebabkan oleh wanita-wanita haid tidak shalat, maka hendaklah dicari ibadah lain bagi menggantikannya supaya kelebihan beribadah pada waktu malam tidak dibiarkan begitu saja.  Contoh ibadah yang boleh dilakukan ialah:
  • Membaca atau mendengar ayat-ayat al-Quran tanpa memegang mushaf al-Quran. 
  • Mentadabburkan ayat-ayat al-Quran yaitu melihat makna/terjemahan lalu menghayati maksud ayat-ayat al-Quran.
  • Dzikrullah yaitu mengingati Allah melalui lidah, hati atau perbuatan.  Banyak kalimah-kalimah dzikir yang boleh diucap dan diamati berulang-ulang kali seperti:
    • “SubhanAllah” (Maha Suci Allah)
    • “Alhamdulillah” (Segala Puji Bagi Allah)
    • “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar)
    • “La Ilaha illa Allah” (Tiada Tuhan selain Allah)
    •  “SubhanAllahi wabihamdih, SubhanAllahil`Azim” (Maha suci Allah dengan segala pujian kepadaNYA, Maha suci Allah Yang Maha Agung)
    •  “La hawla wa la quwwata illa billah” (Tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan Allah)
    • Dan lain-lainnya.
  • Memohon ampun kepada Allah yaitu beristighfar.  Ucaplah “Astaghfirullah” (aku memohon keampunan Allah) berulang-ulang kali.  Memohon keampunan daripada Allah adalah ibadah yang utama dan penting untuk dilakukan seseorang mukmin.
  • Berdoa memohon apa yang dihajatkan untuk kebaikan di dunia dan di akhirat.  Berdoa juga adalah ibadah.
  • Bersolawat ke atas Nabi Muhammad SAW.
  • Muhasabah diri.
  • Membaca buku-buku agama yang darinya boleh menimbulkan keinsafan dan peningkatan Iman serta makin dekat dengan Allah.
  • Melakukan amalan-amalan sampingan lain seperti menyediakan juadah untuk bersahur dan mengajak anak-anak atau teman-teman untuk bangun sahur juga boleh dikategorikan sebagai amalan-amalan yang soleh yang bakal mendapat ganjaran Allah SWT.
Tidak ada sebab untuk seseorang meninggalkan ibadah berjaga malam walaupun sedang mengalami haid.  Apalagi peluang menghidupkan malam pada 10 terakhir Ramadhan.  Kerena di dalamnya kita sangat digalakkan untuk memburu Lailatul-Qadar.  Oleh itu, janganlah ditinggal terus dari beribadah pada waktu malam walaupun Anda sedang didatangi haid.

2.       Ibadah-ibadah dan amalan soleh.
  • Menghadiri majlis-majlis ilmu.
  • Menjauhi perbuatan-perbuatan syubhah dan haram terutama yang melibatkan lidah.
  • Memberi nasihat, amar ma`ruf nahi mungkar.
  • Menulis di email, blog, laman sosial dan lain-lain bentuk penulisan yang mengajak manusia kembali beragama.
  • Menyediakan juadah berbuka puasa untuk ahli keluarga dan taulan yang berpuasa.  Insyaallah, seseorang yang ikhlas memberikan makanan kepada orang yang berpuasa untuk berbuka akan turut memperolehi pahala berpuasa tanpa mengurangi pahala orang berpuasa itu.
  • Berinfaq.
  • Membantu orang yang kesusahan.
  • Menyebarluaskan salam.
  • Dan banyak lagi tidak terkira.

Dengan berbagai amalan tersebut, wanita yang haid di bulan Ramdhan tidak usah sedih karena masih tetap bisa mendapatkan kebun pahala dari Allah SWT. (niswah)