NUsa Peduli 43 – Siswa MTs Maarif Terima Santunan NUsa Peduli

oleh

TUBAN KOTA– MTs Ma’arif NU Tuban memiliki siswa sebanyak 117 anak. Namun dari keseluruhan siswa itu ternyata rata-rata berasal dari keluarga miskin. Meski berada di kota, sebagian siswa MTs Maarif masih sangat membutuhkan uluran tangan. Apa lagi lembaga ini termasuk madrasah yang memiliki cukup banyak anak-anak yatim-piyatu.
Mengetahui hal itu, tim NUsa segera bergerak. Santunan NUsa Peduli disalurkan kepada 5 anak yatim-piyatu yang ada di sana. Mereka adalah Ahmad Abdul Rozak (kelas 7-A), Luluk Rohyana (kelas 9-A), Gunawan Apriliansyah (kelas 9-A) dan Fanany Asror (kelas 9-A). Mereka adalah para anak yatim. Sementara M. Danu Septiawan (kelas 9-B) adalah anak yatim-piyatu. Bapak-ibunya meninggal. Kini dia tinggal bersama Kakeknya yang bekerja sebagai buruh tani.
Said Suryanto, S.Pd.I (kepala MTs Maarif NU Tuban) mengatakan bahwa memang kelima anak itu semangat belajarnya ada. “Mereka aktif. Meski untuk prestasi, kemampuan mereka terbilang rata-rata,” ungkapnya. Namun, yang menjadikan iba adalah kelima anak itu hidup dalam keluarga yang kurang mampu. “Seperti Luluk Rohyana. Ayahnya meninggal. Kini dia tinggal sama kakanya. Kakaknya itu bekerja ikut warung. Gajinya tidak seberapa,” lanjut dia.

Dan untuk Tabloid NUsa, Said (sapaan akrabnya) mengucapkan banyak terima kasih. Dia berharap NUsa Peduli selalu ada sehingga anak-anak yatim dan miskin bisa diperhatikan. (wakhid)