Pada 2019 BPJS Ketenagakerjaan Tuban Targetkan Pekerja Non PNS Jadi Peserta

oleh -66 views
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tuban

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Dalam rangka memperioritaskan kinerja pada 2019, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan dan menjadikan seluruh pegawai non PNS menjadi peserta.

Saat ditemui di kantornya yang berada di jalan WR Supratman, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tuban, Rofiul Masyhudi menjelaskan, sesuai hasil koordinasi di FGD dengan kepala dinas, sekda dan OPD serta Wakil Bupati di lantai 3 ruang rapat Pemkab Tuban disepakati BPJS ketenagakerjaan nanti akan berkunjung ke setiap dinas atau OPD. Tujuannya akan mengkoordinir, mendata dan sosialisasi pada Non PNS sampai pendaftaran menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.

“Dengan cara mendatangi satu-persatu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Dinas-Dinas yang berada di Kabupaten Tuban, kami akan melakukan sosialisasi dan pendataan,” paparnya.

Pria kelahiran Gersik tersebut menambahkan, BPJS tidak akan membedakan itu swasta atau pekerja di dalam OPD. Sebab, seluruh pekerja wajib didaftarkan program BPJS ketenagakerjaan. Karena jika ada kecelakaan kerja tidak dijamin BPJS kesehatan melainkan ditanggung BPJS ketenagakerjaan.

“Paling tidak ada yang nanggung kalau terjadi kecelakaan kerja, seperti masuk rumah sakit atau apabila meninggal dunia ada yang nanggung,” ujarnya.

Rofiul berharap, BPJS Ketanagakerjaan mendapat respon positif dari semua OPD. Karena saat ini sudah ada beberapa OPD yang sudah mendaftarkan para honorer non PNS. Diantaranya Dispemas, Pemdes dan KB, Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja. Dalam waktu dekat Diskoperindag akan menyusul mendaftarkan honorer non PNS sekitar 80 orang. Disitu tim sudah melakukn sosialisasi dan mendapat respon positif.

“Kami minta ke semua OPD, segera mendaftarkan para pegawainya,” tambahnya.

Sementara itu, saat sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan menawarkan beberapa program kepada OPD sesuai kemampuannya. Ada 4 program yang ditawarkan, yakni Program Jaminan Hari Tua (JHT), Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JKM), dan Program Jaminan Pensiun (JP).

“Kami beri kebebasan di setiap OPD untuk memilih, dua program lebih baik dari pada tidak sama sekali, karena kecelakaan kerja tidak ditanggung oleh BPJS ketenagakerjaan,” bebernya

BPJS Ketenagakerjaan menyarankan, untuk non PNS Kabupaten Tuban minimal 3 program JKK, JKM dan JHT yang diambil. Alasannya dengan mertimbangan para non PNS ketika sudah tidak mengabdi kepada pemerintah bisa mendapatkan pengembalian dana jaminan hari tua.

Diketahui, BPJS ketenagakerjaan menawarkan tiga program yang sudah disepakati paling tidak minimal 2 program (JKK dan JKM) yang iurannya hanya Rp 12 ribuan. Jika bisa disisihkan anggarannya disarankan paket lengkap atau 4 program. Supaya bisa dapat jaminan hari tua dan pensiun perbulan seumur hidup.

“Karena kalau 2 program tidak ada pengembalian uang iuran,” pungkasnya.(Lam/Wn)

Link Banner