PCNU Dukung Sikap MUI

oleh -
TEGAS : Sekretaris PCNU Tuban tegas Sampaikan Sikap

*Tolak Yerusalem jadi Ibukota Israel

TUBAN – Sikap yang menolak sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel terus muncul di Tuban. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tuban juga mengutuk keras sikap Donlad Trump. PCNU mendukung sikap Majlis Ulama Indonesia (MUI) Pusat yang mengritisi sikap Trump.
Sekretaris PCNU Tuban M Amenan mengatakan, PCNU mendukung sikap yang diambil oleh MUI terhadap pernyataan Donald Trump. Karena sikap Trump tersebut melukai rasa kemanusian. Selain itu, pernyataan tersebut sesuai dengan amanat UUD 1945, kemerdekaan adalah hak segala bangsa maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
‘’Dalam kontek inilah jangan sampai terjebak pada pembelokan seakan yang terjadi di Palestina adalah konflik agama,” ujar Amenan.
Selain mendukung sikap MUI, warga NU diminta cerdas dalam menyikapi dengan tenang dan tetap berpedoman pada sikap NU yang tawasuth-i’tidal, tasamuh dan tawazun.

Berikut pernyataan sikap MUI :
Pertama, menolak dan mengutuk keras keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui dan menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, karena;
a. Merupakan legitiasi dan pencaplokan Israel terhadap Yerusalem.
b. Melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB: No. 252 Tahun 1968, No. 150 dan No. 1073 Tahun 1996, No 1397 Tahun 2002 serta No. 2334 Tahun 2016.
c. Melanggar kesepakatan “Two State Solution” bagi penyelesaian konflik Arab – Israel.
d. Keputusan tersebut telah mengubur proses perdamaian yang sudah digagas oleh mayarakat Internasional demi terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.
e. Keputusan kontroversial tersebut telah mendapatkan resistensi dan penolakan dari masyarakat internasional dan pemimpin dunia
Kedua, meminta agar keputusan tersebut segera dicabut karena akan menciptakan instabilitas di dunia dan mendorong aksi-aksi kekerasan.
Ketiga, mendesak PBB, OKI, Liga Arab dan organisasi regional lainnya, untuk segera mengadakan pertemuan khusus untuk membahas dan menolak keputusan Presiden Donald Trump tersebut.
Keempat, mendukung sikap pemerintah Indonesia yang menolak keputusan Presiden Donald Trump.
Kelima, kemerdekaan Palestina dengan jerusalem (Al-Quds) sebagai ibu kotanya.
Keenam, mengimbbau kaum mmuslim di manapun berada, untuk memperhatikan dan berdoa dan membantu pembebasan Masjidil Aqsa dan Palestina, sesuai kemampuan masing-masing dan sesuai dengan petunjuk syariat.
Serta menghindari segala tindakan anarkisme, apalagi terorisme yang akan membawa korban orang-orang yang tidak berdosa, dan dapat merusak citra Islam dan kaum muslim.(wandi)

Link Banner