Pemkab Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19

oleh -
TAMBAH RUANG : Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Tuban Meninjau Penyiapan APD di Rumah Sakit

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Pemkab Tuban menambah ruang untuk isolasi pasien yang terpapar Covid-19. Jika sebelumnya hanya mengandalkan ruangan perawatan di RSUD dr.Koema Tuban, saat ini dua RS swasta digandeng. Yakni RS NU dan RS Medika Mulia.

“Langkah ini diambil  mengantisipasi apabila Covid-19 ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa atau KLB,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo, sata meninjau ruang isolasi yang disiapkan.

Bambang menjelaskan, ada tambahan 26 ruang isolasi yang disiapkan untuk menunjang kemampuan RSUD Koesma sebagai rumah sakit pemerintah dalam menangani Covid-19. Rinciannya, adalah RSNU Tuban sebanyak 20 ruang dan RS Medika Mulia enam ruang.

Pemkab Tuban juga akan mendata lokasi tambahan yang dapat digunakan sebagai ruang isolasi. Penyiapan ruang isolasi tersebut tetap mengacu pada persyaratan dan standar kesehatan medis yang berlaku.

Peninjauan itu, kata Bambang, dimaksudkan untuk memastikan kesiapan ruang penanganan pasien Covid-19. Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat terkait kesiapan Pemkab Tuban dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Sampai saat ini, pemkab Tuban terus meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi pencegahan Covid-19. Berbagai langkah terus diambil untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kabupaten Tuban.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban yang terdiri dari Asisten Administrasi Umum Sekda Tuban, Kepala Dinas Kesehatan; dan Kepala Diskominfo Kabupaten Tuban sudah meninjau dua rumah sakit swasta ituKamis (02/04/2020).

Meski demikian. masyarakat diminta untuk tetap tenang dan selalu mematuhi himbauan maupun peraturan pemerintah. Di antaranya adalah menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan physical distancing atau menjaga jarak aman.(yon)

 

 

Link Banner