Pemkab Tuban Canangkan KB Metode Kontrasepsi

oleh -138 views
Pemkab Tuban Canangkan KB Metode Kontrasepsi
Pemkab Tuban Canangkan KB Metode Kontrasepsi

Pemkab Tuban Canangkan KB Metode Kontrasepsi

Wartawan: Afif

Tuban,Tabloidnusa.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Tinur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Dan Keluarga Berencana Kabupaten Tuban mencanangkan program peningkatan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang bersama TNI Manunggal KB Kesehatan di Gedung Kodim, Rabu (26/09/18). Hal itu bertujuan untuk menekan angka pernikahan dini dan pertumbuhan penduduk.

Bupati Tuban, H Fathul Huda kepada tamu yag hadir mengatakan,

perlunya mengendalikan pertumbuhan penduduk, guna meningkatkan komitmen serta konsistensi dalam upaya pembangunan program KB Nasional dalam rangka mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera dan berkualitas.

“Karena meledaknya penduduk adalah ancaman kesejahteraan,” ujar Huda.

Kata dia, saat ini jumlah penduduk di Kabupaten Tuban sudah mencapai 1,3 juta jiwa. Sehingga, program KB dirasa perlu mendapat perhatian. Tidak hanya itu, pengendalian laju pertumbuhan penduduk harus menurunkan angka pernikahan dibawah usia 20 tahun. Sebab, nikah pertama dibawah 20 tahun ini masih mencapai 26 persen. Karena beberapa masyarakat Tuban mengganggap bahwa anak mereka sudah mentas kalau sudah menikah.

“Untuk itu perlu kita perlu mencegah pernikahan dini karena dengan nikah itu belum tentu bisa mandiri,” terangnya.

Bupati menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini TNI Manunggal KB Kesehatan ini memiliki peran strategis dimana anggota TNI diharapkan menjadi pelopor, motivator dan dinamisator dalam melaksanakan program Kependudukan, Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Oleh sebab itu, perlu diperhatikan pula yang namanya kesejahteraan dan kualitas anak. Bukan jumlahnya yang diperbanyak melainkan kualitasnya, dan ini semua adalah tanggung jawab bersama.

“Dicanangkannya 60 kampung KB di 20 Kecamatan di Kabupaten Tuban, nantinya diharapkan menjadi miniatur pelaksanaan program KKBPK dan pembangunan keluarga sejahtera di wilayah setingkat kelurahan atau desa. Meski tetap perlu adanya evaluasi terhadap pelaksanaan kampung KB tersebut,” bebernya.

Sementara itu, Kasdim 0811 Tuban,

Mayor Infantri Wiyono menyampaikan, meningkatnya jumlah penduduk produktif di Indonesia mengakibatkan potensi demografi yang sangat besar apabila tidak di imbangi dengan peningkatan kualitas SDM. Karena tanpa hal tersebut, justru akan menjadi beban, bahkan bisa menjadi sumber masalah dalam pelaksanaan pembangunan.

“Untuk itu perlu juga dilakukan pengendalian jumlah penduduk Indonesia, melalui program KB saat ini, serta perlu adanya peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran dan pembinaan ketahanan keluarga,” imbuhnya.(Aff/Wn)

 

Judul berita : Pemkab Tuban Canangkan KB Metode Kontrasepsi