Pemkab Tuban Merekomendasi Tuntutan Para Serikat Pekerja

oleh -
Perwakilan bupati menemui para demonstran

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloinusa.com-Setelah melakukan aksinya di depan gedung Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenaga Kerja tidak membuahkan hasil para demonstran yang mengatasnamakan Federisasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melanjutkan aksinya di Depan Kantor Bupati Tuban, pada Rabu (31/10/2018).

Dalam aksinya di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Tuban, mereka menyuarakan dan meminta kepada Bupati Tuban untuk menemui para demonstran.

“Kami minta Pak Bupati Menemui kami untuk mendengarkan aspirasi kami,” ujar Duraji dalam aksinya di depan kantor bupati.

Selang bebrapa menit kemudian di temui oleh Joko Sarwono selaku asisiten Pemerintahan. Kemudian, perwakilan demonstran diajak audiensi dan menghasilkan empat poin.

1. Yakni Bupati Tuban mengembalikan usulan penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tuban 2019.

2. Bupati meminta kepada Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) untuk direvisi atau dilakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ulang, serta memasukan SE 560/22524/031/2013 tentang peningkatan kualitas komponen KHL dan memperhatikan atau mengakomodir permintaan Serikat Pekerja (FSPMI).

3. Bupati merekomendasikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) atau sesuai dengan usulan serikat pekerja, dengan besarannya minimal 5% dari UMK Kabupaten. Bupati juga tidak akan mengusulkan UMK Tuban 2019 kepada Gubernur Jatim, sebelum disediakan revisi berita acara hasil rapat pleno pengusulan UMK Tuban 2019 kepada Bupati (DPK).

4. Bupati Tuban melalui asiten juga akan mengadakan rapat dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk merevisi kembali berita acara rapat pleno DPK Tuban tanggal 23 Oktober 2018 dan melibatkan serikat pekerja dari FSPMI Kabupaten Tuban serta serikat buruh lainya.(Lam/Wn)