Penanganan Darurat Segera Dilakukan

oleh -8 views
SEGERA : Penanganan Darurat Segera Dilakukan Paskebakaran

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Bupati Tuban Fathul Huda meninjau lokasi pasar yang terbakar. Dia meminta  langkah cepat untuk menangani usai kebakaran segera dilakukan.

Dia menginstruksikan kepada instansi terkait untuk segera saling berkoordinasi termasuk dengan pedagang. Langkah tercepat yang dilakukan berupa pembersihan dan pembuatan kios darurat untuk pedagang. Di samping itu, juga dilakukan pendataan terkait kerugian, jumlah pedagang dan kios yang terdampak.

“Penampungan sementara dibuatkan kios di sekitar pasar agar pedagang dapat segera berjualan,” ujarnya saat lokasi kebakaran Rabu (4/3/2020).

Sebagai langkah jangka panjang akan kembali dibuat kios permanen. Namun, langkah tersebut tergantung dengan kesepakatan dengan pedagang.

Menurut dia, relokasi menjadi langkah terbaik. Sebab, lokasi Pasar Baru Tuban berada tepat di atas Goa Akbar yang menjadi salah satu wisata andalan Tuban. Sedang perbaikan pasca kebakaran akan dilakukan secepat mungkin.

“Dalam satu  minggu ini diharapkan bisa dibersihkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD, Yudi Irwanto menyebutkan proses pemadaman melibatkan seluruh pegawai BPBD Kabupaten Tuban dengan mengerahkan 11 mobil pemadam dan 15 mobil tangki air.

Mobil pemadam yang dikerahkan tidak hanya berasal dari BPBD Tuban tetapi juga dari Rembang; Lamongan; Bojonegoro dan Blora. Juga dari PT Semen Indonesia dan PLTU PJB Tanjung Awar-awar.

Secara bergantian mobil tangki air mengambil air dari Bektiharjo. Sedang Dinas PRKP menyuplai mobil pemadam dengan mobil tangki air yang biasa digunakan untuk menyiram taman-taman kota.

Petugas kesulitan memadamkan api lantaran titik api berada di tengah pasar, sehingga  petugas sulit untuk mengakses jalan menuju titik kebakaran.

“Mobil tidak bisa masuk ke dalam, sehingga selang ditarik sepanjang mungkin agar bisa memadamkan api,” ujarnya.

Kesulitan proses pemadaman juga disebabkan karena banyak barang jualan pedagang yang mudah terbakar seperti perabot rumah tangga, pakaian, tabung elpiji dan ada motor pedagang yang ditinggal ikut terbakar.

Yudi Irwanto menambahkan api dapat dipadamkan pukul 05.50 dan langsung dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pembasahan.

“Semua mobil pemadam dan petugas disiagakan di lokasi hingga benar-benar tidak ada asap,” bebernya. (yon)