Pt Jasa Raharja Tuban Beberkan Cara Pencairan Santunan Pada Kecelakaan

oleh -136 views
Kepala Pt Jasa Raharja Kabupaten Tuban

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Pt Jasa Raharja (Persero) membeberkan tata cara pencairan terkait santunan kepada korban, baik kecalakaan umum maupun lalu lintas yang selama ini masih belum dipahami oleh masyarakat.

Kepala Pelayanan Jasa Raharja Tuban, Abdul Bahar saat ditemui kantornya di Jalan Wr Supratman mengatakan, pada prinsipnya semua menjadi peserta jasa raharja tidak harus mendaftar. Secara otomatis akan dicukupi oleh jasa raharja bagi mereka yang menjadi korban laka, kecelakaan lalu lintas di jalan mapun sebagai penumpang umum.

“Jadi semuanya akan terkafer oleh jasa raharja, namun juga ada kecelakaan yang tidak dikafer oleh jasa raharja,” terangnya.

Kata dia membeberkan, bagi korban kecelakaan yang tidak bisa dicafer, seperti laka tunggal atau tidak ada lawanya. Artinya, yang disediakan oleh jasa raharja ialah kecelakaan yang ada lawannya. Jika kecelakaan tunggal maka jasa raharja tidak berwenang memberikan santunan.

“Seperti kecelakaan sepeda motor dengan sepeda pancal, yang disantuni jasa raharja yaitu pengendara sepeda pancalnya,” tambahnya.

Pria kelahiran Bangkalan ini menambahkan, perincian pemberian santunan terbagi menjadi beberapa kategori. Diantaranya, bagi korban meninggal maksimal Rp 50 juta, luka-luka maksimal Rp 20 juta, cacat tetap maksimal Rp 50 juta dan penguburan Rp 4 juta.

“Kalau biaya berobat habis Rp 21 juta ya, berarti yang 1 juta ditanggung sendiri,” paparnya.

Sementara itu, sejak 2017 lalu Pt Jasa Raharja Kabupaten Tuban menerima 3.503 kasus kecelakaan dengan jumlah santunan yang dikeluarkan sebesar Rp 31.210.944.341. Sedangkan, pada 2018 terdapat 3.595 kecelakaan dengan santunan yang dikeluarkan sebesar Rp 42.487.768.361.(Lam/Wn)