Ratusan Penghuni Lapas Tuban Diperiksa

oleh -

Wartawan: Afif

Tuban,Tabloidnusa.com-Sebanyak 436 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) atau penghuni lapas kelas 2B Tuban diperiksa dan discrening Tuberkolusis (TB) serta HIV di aula lapas setempat, pada Rabu, (26/9/2018). Dalam pemeriksaan tersebut pihak lapas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kebonsari.

Kepala Lapas Kelas 2B Tunan, Sugeng Indrawan mengungkapkan, pemeriksaan ini dilaksanakan semaksimal mungkin. Tujuannya mendeteksi dini kondisi kesehatan para WBP, khususnya terhadap penyakit TB dan HIV. Namun, untuk hasil dirahasiakan, karena hal itu sebuah privasi dan yang mengetahui pihak bersangkutan, lapas dan pemeriksa.

“Alhamdulillah berjalan lancar,” paparnya.

Ia menambahkan, bila hasil tes ada yang terindikasi terkena TB atau HIV, pihak lapas akan melakukan tindakan perawatan. Terutama, akan disediakan ruangan khusus bagi penderita agar tidak menular pada WBP yang lain.

“Untuk ruang pelayanan kesehatan disini belum ada, tapi kita harus memaksimalkan sumber daya yang ada. Ruang mana yang bisa kita fungsikan kita fungsikan, karena tugas pokok kita harus kita laksanakan. Mengenai kesehatan yaitu pelayanan kesehatan maupun pemeriksaan kesehatan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Mutu Puskesmas Kebonsari Tuban, Dadang Dwi Utomo mengungkapkan, scrining ini dilakukan agar para WBP bisa terdeteksi kesehatannya. Jika nanti ditemukan hasil positif maka akan dilakukan perawatan oleh tim medis.

“Pemeriksaan ini sudah rutin digelar, sebab ini memang programnya Lapas Tuban yang bekerja sama dengan Dinkes dan Puskesmas,” terangnya.(Aff/Wn)