Resmi Dilantik, PC PMII Tuban Gelar Seminar Kebangsaan

oleh -26 views
Prosesi pelantikan PMII Tuban

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Bertempat di Gedung Korpri yang berada dilingkungan Pendopo Krido Manunggal Tuban, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban massa khidmat 2018-2019 resmi dilantik, pada Kamis (21/2/2019).

Pelantikan yang disertai dengan Seminar Kebangsaan tersebut mengambil tema “Peran PMII Dalam Mengawal Bonus Demografi” dan mendatang langsung narasumber Mantan Wakil Sekretaris PBNU Dr Adnan Anwar. Dalam pelantikan tersebut turut hadir Pengurus Besar (PB) PMII yang diwakili Farhana Wakil Bendahara Umum. Ia turut hadir secara langsung guna melantik PC PMII Kabupaten Tuban Masa khidmat 2018-2019.

Dalam sambutannya Farhana mengatakan, PMII adalah ogansiasi kaderasi yang unik. Karena dalam kepengurasannya tidak membedakan laki-laki maupun perempuan. Semua empunyai kesempatan yang sama. Selain itu, salah satu badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) ini, harus melek dengan teknologi yang berkembang. Seperti yang dibahas dalam debat calon presiden yang menyinggung tentang unicorn. Generasi muda NU harus tahu tentang itu semua.

“Melek teknologi sangat penting. Seperti start up bisnis, online yang ada sebagian besar pemilik sahamnya dari luar negeri,’’ ujar Farhana.

Gadis kelahiran Kalimantan Utara ini menyebutkan, pengembangan ekonomi mandiri dan kreatif, juga sangat penting. Karena dengan pengembangan itu kemandirian kader bisa diwujudkan.

“Tidak susah payah, dalam mencari anggaran ketika ada kegiatan jika kita mandiri,” tambahnya.

Sedangkan, Ketua umum PC PMII Tuban Musthofatul Adib, berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelantikan tersebut. Baik dari mabincab, IKA PMII, alumni dan seluruh kader dan anggota PMII se Kabupaten Tuban,

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara seminar serta pelantikan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, karena sebagai seorang mahasiswa mempunyai tanggung jawab yang besar. Sebagai agen perubahan dan sosial control, karena masih banyak PR yang belum terselesaikan dari . Dengan momen ini menjadi langkah strategis yang akan dilakukan oleh PMII.

“Bonus demografi ditahun 2030 harus dikawal dan dipersiapkan lebih baik oleh generasi muda NU,” pungkasnya.(Lam/Wn)