Saat Ada Petir, Ini Tips dari BPBD Tuban

oleh -141 views
Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Setelah melihat terjadinya dua orang meninggal dikarenakan tersambar petir dalam waktu satu hari, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban memberikan tips kepada masyarakat ketika terjadinya petir.

Sebelumnya, kejadian tersambar petir terjadi di Kecamatan Bangilan, dengan korban Saiful Bachtiar, seorang pemain sepak bola dari klub Singgahan dan Lani (46) seorang petani asal Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, yang terjadi pada Sabtu (12/01/2019) kemarin.

“Kurun waktu satu hari ada dua warga Tuban yang tersambar petir, yaitu warga Parengan dan Singgahan,” jelas Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono, Senin (14/1/2018).

Guna mengantisipasi kejadian serupa, BPBD Tuban memberikan tips kepada masyarakat saat terjadi letir. Baik ketika berada di luar ruangan ataupun di dalam ruang.

Berikut Tips dari BPBD Kabupaten Tuban:

1. Saat Di Luar Ruangan

a. Cari tempat berlindung. Jangan berada di lapangan terbuka karena petir justru akan menyambar anda. Carilah bangunan atau mobil dan masuklah ke dalamnya.

b. Jangan berlari ke tempat terbuka seperti lapangan atau ladang karena petir mencari lapisan tanah untuk melepaskan energinya.

c. Jika saat terdengar petir yang menggelegar anda masih berada di air, misal kolam renang atau sungai, segeralah keluar. Air akan menjadi sasaran petir untuk melepaskan energi.

d. Hindarilah berlindung di bawah pohon karena ini sangat berbahaya. Karena jika pohon tersebut tersambar petir, energi petir tersebut akan lompat ke tubuh anda.

e. Jauhi tiang atau menara yang tinggi dan mudah tersambar petir.

f. Jangan terlalu dekat dengan orang lain. Jaga jarak minimal 4 meter agar tidak terjadi penyaluran energi.

2. Saat Didalam Ruangan

a. Matikan listrik ataupun barang elektronik yang masih tersalur ke listrik. Hal ini dilakukan untuk menghindari sambaran petir.

b. Jauhkan diri dari kontak listrik, karena petir akan menyambar sesuatu yang teraliri oleh listrik.

c. Tutup semua pintu taupun jendela dan menjauhlah dari lokasi tersebut.

d. Jika harus terpaksa menelpon, sebaiknya menggunakan telepon genggam karena telepon rumah menggunakan aliran listrik yang bisa tersambar petir.

e. Gunakan alas kaki berbahan karet serta memakai pakaian yang kering agar terhindar dari sambaran petir.

d. Jika dalam suatu perjalanan anda mendengar dentuman petir yang terus-menerus, berhentilah untuk mencari tempat aman serta tunggulah petir hingga reda untuk melanjutkan kembali perjalanan anda.

f. Hindari berinteraksi dengan benda-benda yang terbuat dari logam dan kayu karena sangat berbahaya.

“Setidaknya kita sudah berusaha, berakhir di jemput atau tidak Tuhan selalu punya takdir terbaik untuk kita. Karena sejatinya manusia hanya bisa berusaha dan berdoa,” jelasnya.(Lam/Wn)