Sembilan Kapal Dihantam Badai, Nelayan Rugi Miliaran

oleh -8 views
RUSAK PARAH : Kondisi Sebagian Kapal Nelayan Usai Dihantam Badai

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Badai di perairan laut Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Sabtu (9/5/2020) sore sampai malam membuat sembilan kepala nelayan rusak dan tenggelam. Belasan lainnya rusak, meski tak sampai tenggelam.

Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir sampai Rp 3 miliar rupiah. Bagai itu bermula saat hujan deras disertai angin kencang dan badai mengakibatkan  gelombang tinggi di perairan laut di Kecamatan Palang.

Akibatnya, sejumlah kapal nelayan penangkap ikan yang ditambatkan di pelabuhan tempat pelelangan  ikan (TPI) Palang itu rusak. Taksiran sementara, kerugian akibat kejadian ini mencapai miliaran itu sebab, kapal yang rusak dan tenggelam tersebut merupakan kapal tangkap ikan besar berukuran 26 sampai 30 GT. Berikut mesin dan barang-barang yang ada di kapal ikut rusak.

Minggu (10/5/2020) pagi, para nelayan berusaha mengevakuasi barang-barang kapal yang terisa. Sebagian besar separuh badan kapal sudah tenggelam. Sebagian lainnya, perahu tidak bisa diselamatkan karena pecah.

Penasehat Rukun Nelayan (RN) Palang, Abdul Su’ud di lokasi mengatakan, baru tahun ini perairan Palang dihantam badai besar. Badai di tahun-tahun sebelumnya tak sebesar ini. Meski ada kerusakan kapal, tak lebih dari satu unit.

“Tahun ini terparah, tujuh kapal sekaligus rusak parah, lainnya juga banyak yang rusak,’’ ujarnya.

Yangh sudah terdata, kapal yang rusak kategori berat dan sedang adalah milik Lanang, Ngatlan, Suwarno, Kono, Karwin, Bunawar, dan Kaswari. Empat kapal di antaranya bahkan masih tenggelam belum bisa dievakuasi.

Sekadar diketahui, sesuai laporan, badai melanda TPI Palang selama 1,5 jam mulai pukul 17.00-18.30 WIB. Jangkar kapal tak mampu menahan beban kapal. Gelombang yang tinggi membuat kapal terombang-ambing. Sehingga menghantam batu lalu rusak dan tenggelam.

“Kamu mau mengevakuasi semalam sangat sulit karena hujan deras dan lampu penerangan padam,” katanya.(yon)

Link Banner