Semen Indonesia Ajak Siswa SMA Cintai Lingkungan

oleh -28 views
PARA JUARA : Para Juara Lomba MAding Foto Bareng dengan Perwakilan Manajemen Semen Indonesia

Wartawan: Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Banyak cara dilakukan untuk mengajak siswa mencintai lingkungan. Salah satunya dengan menggelar lomba menggunakan media limbah.

Hal itu seperti yang dilakukan Semen Indonesia. Perusahaan ini mengajak para siswa SMA di Kabupaten Tuban untuk cinta lingkungan dengan menggelar lomba majalah dinding (mading).

Mading dibuat dalam tiga dimensi (3D). bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan yang sudah tidak terpakai alias limbah. Seperti sak bekas semen dan sebagainya.

Lomba tersebut dilaksanakan di auditorium lantai 2 Kantor Pusat Semen Gresik (KPSG), Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Tuban. Lomba juga untuk menumbuhkembangkan kreasi dan jiwa seni para siswa

Ikatan Mahasiswa Beasiswa Prasejahtera Berprestasi (BEST) Semen Indonesia yang menginisasi dan menggelar lomba bertema “Bersama Semen Indonesia Mencipta Kreasi Meraih Prestasi” ini.

Lomba diikuti 30 kelompok dengan 5 orang anggota masing-masing kelompok. Satu sekolah bisa mengirim lebih dari satu tim.

Para peserta mempresentasikan di hadapan tiga dewan juri terdiri dari Semen Indonesia, paktisi pendidikan serta dari kalangan seniman.

Usai lomba, juara 1 diraih SMAN 1 Rengel, juara 2 SMAN 2 Tuban, sedangkan juara 3 diraih SMAN 1 Jatirogo. Juara harapan diraih SMAN 1 Tuban dan juara favorit adalah dari SMAN 3 Tuban.

“Lomba ini sangat bagus. Pada era 4.0 ini kita dituntut harus cerdas, aktif, dan kreatif,’’ ujar  Senior Manager Public Relation & CSR Semen Indonesia PabrikTuban, Setiawan Prasetyo.

Melalui lomba tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat mengasah generasi muda penerus bangsa untuk terpacu lebih kreatif dan inovatif. Juga untuk meningkatkan kreativitas dan daya kompetitif kepada para pelajar.

‘’Lomba ini juga unuk mengenalkan program BEST yang telah dijalankan oleh Semen Indonesia di Kabupaten Tuban,’’ katanya.

Program BEST telah membantu para siswa berprestasi yang berasal dari keluarga prasejahtera di area pengembangan perusahaan. Sehingga mereka dapat melanjutkan proses belajarnya ke perguruan tinggi favorit.

Hal tersebut dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia terutama dalam menyambut pertumbuhan industri  yang semakin pesat di Kabupaten Tuban.

DINILAI : Salah Satu Mading Peserta saat Dinilai

Lomba mading memberikan edukasi positif dan motivasi kepada adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi.

Juga mengajak meningkatkan rasa cinta lingkungan, karena pada lompa itu para siswa memanfaatkan limbah dalam pembuatan karyanya.

Sementara itu, Hariyono perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Propinsi JawaTimur Wilayah Bojonegoro Tuban mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan. dia berharap lomba adukreatifitas ini dapat diselenggarakan setiap tahun.

“Lomba ini sangat kami dukung karena dapat memacu kreatiitas para siswa. Dan memang di era saat ini kita dituntut untuk kreatif dan cerdas, jika tidak mengikutinya maka akan ketinggalan,’’ kata dia.

Dia berharap semua perusahaan yang ada di Tuban dapat memberikan kontribusi seperti yang dilakukan Semen Indonesia ini.

‘’Jadi anak yang memiliki potensi dan berprestasi namun dari keluarga prasejahtera tetap dapat melanjutkan pendidikannya sampai perguruan tinggi,” pungkasnya.

Tentang Best

Sekadar diketahui, Ikatan Mahasiswa Beasiswa Prasejahtera Berprestasi (Best) merupakan program yang digagas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban.

Program tersebut saat ini diikuti 10 anak yang berasal dari keluarga prasejahtera di wilayah area pengembangan perusahaan.

Mereka kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia. Yakni 3 anak kuliah di ITB, 4 anak di Unibraw, dan di ITS, UNS, dan Undip masing-masing satu anak.

Semen Indonesia memberikan beasiswa penuh kuliah selama 4 tahun. Biaya hidup dan program pengembangan diri.

Sedangkan tujuan program Best antara lain adalah untuk meningkatkan kopetensi dan prestasi. Untuk meningkatkan daya saing siswa-siswi yang berasal dari area pengembangan perusahaan agar mampu mengakses perguruan tinggi.

Mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup keluarga serta bisa menciptakan penggerak desa dan pembangunan Kabupaten Tuban. Juga agar mampu terserap dalam dunia kerja.

Sebanyak 10 Mahasiswa Best tersebut terjaring melalui bimbingan belajar yang diadakan Semen Indonesia, pada saat ini ada sekitar 400 siswa yang mengikuti bimbingan belajar.

Dari jumlah pendaftar tersebut telah diseleksi hingga terjaring menjadi 40 siswa. Kemudian diseleksi lagi sampai terpilih 10 siswa yang masuk ke dalam program BEST.(yon)