Sengketa Tanah dengan Semen Indonesia Terkatung-katung, Warga Gaji Gelar “Brokohan”

oleh -166 views
Warga gaji gelar "Brokohan"

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloidnusa.com-Upaya warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban nampaknya belum menyerah melawan Pt Semen Indonesia yang diduga menyerobot tanah milik warga setempat. Terbukti, puluhan petani Desa Gaji yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gaji (FMG) menggelar aksi do’a bersama di area lahan yang selama ini menjadi obyek sengketa dengan Pt Semen Indonesia, pada Minggu (13/1).

Ketua FMG, Abu nasir menjelaskan, aksi brokohan atau do’a bersama ini dilakukan untuk memohon do’a kepada Allah agar hasil bercocok tanam saat ini melimpah. Selain itu, mendo’akan semua pihak agar membuka hati dan berperan dalam penyelesaian konflik kepemilikan tanah yang telah berjalan puluhan tahun.

“Aksi ini dilakukan lantaran kasus sengketa tanah masih terkatung-katung dan hingga kini belum menemui titik temu. Ini sudah tahun ke-16 kami berjuang dan akan terus berjuang sampai hak atas tanah ini kembali,” kata Abu Nasir.

Ia menambahkan, warga meminta kepada menejemen Pt Semen Indonesia untuk membuka pintu komunikasi. Selanjutnya, duduk bersama dan saling mengedepankan proses mediasi yang bermartabat. Pada prinsipnya meminta kejelasan, sebab demi anak cucu kelak.

“Semua demi anak cucu dan jangan sampai nanti mereka kehilangan jati diri atas tanah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabiro Humas dan Csr Semen Indonesia, Setiawan Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan, akan melaporkan kegiatan warga Gaji itu kepada pimpinan. Selain itu, akan mencoba membuka simpul-simpul komunikasi pada semua pihak untuk terciptanya iklim yang baik.

“Terimakasih updatenya akan kami sampaikan kepimpinan,” ujarnya.(Lam/Wn)